JPPR Wilayah Aceh Adakan Disikusi Pemilu

0

Banda Aceh,  CampliNews – Jaringan Pendidikan Pemilih untuk  Rakyat (JPPR) Wilayah Aceh mengadakan diskusi terbatas  tentang penguatan pemilih dalam pelaksanaan pilkada  di Pavilum Seulawah, Kamis (26/02/2015)

Marini sebagai koordinator JPPR untuk Aceh mengatakan, awal  pencetus pilkadasung itu sendiri dimulai dari Aceh pada  tahun 2006 dan model pilkadasaung ini banyak dicontoh oleh negara-negara konflik dan berkembang di dunia, dengan  disahkankannya Undang-undang Nomor 1 Tahun 2014  oleh DPR  kita berharap pilkada serentak nanti menjadi lebih baik dan lebih hemat anggaran negara.

Peserta dalam kegiatan Diskusi Terbatas ini adalah dari  jaringan JPPR itu sendiri, Komite Independen Pemilihan (KIP) Propinsi Aceh, Bawaslu Propinsi Aceh, Ormas dan Lembaga Pemantau yang ada di Aceh.

Fauziah, salah satu komisioner KIP Aceh mengatakan  pilkada  serentak  akan dilaksanakan 3 gelombang  dan kemungkinan untuk Aceh kecuali kota Subulussalam dan kabupaten  Pidie Jaya itu akan dilaksanakan pada gelombang ke dua yaitu  Februari 2017. 

Fauziah mengucapkan terimakasih kepada JPPR karena mulai  hari ini sudah mengadakan diskusi terbatas ini, seharusnya  pemerintah juga harus mulai melakukan sosialisasi dan pendidikan politik bagi masyarakat sehingga pesta demokrasi  di Aceh akan berjalan lebih lancar ke depannya. (ismi amran)

ediotr: muhadzier