Kabut Asap Makin Tebal di Lhokseumawe

0

kabut-asap-selimuti-pekanbaru

Lhokseumawe – Intensitas kabut asap di wilayah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, semakin menebal pada Kamis bila dibandingkan dengan beberapa hari lalu, sebagai dampak kebakaran hutan di wilayah sumatera.

Berdasarkan pantauan, pengaruh kabut asap tersebut semakin menyulitkan jarak pandang dalam jarak tertentu di wilayah Kota Lhokseumawe dan sekitarnya sejak pagi hari hingga menjelang sore hari.

Namun sejauh ini, aktivitas warga Lhokseumawe masih berjalan seperti biasa dan tidak terlalu terlihat pengaruhnya, seperti penggunaan masker dan lain sebagainya, akibat makin menebalnya kabut asap tersebut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kabut asap di wilayah Lhokseumawe sudah terjadi sejak akhir Agustus lalu.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, asap tersebut diakibatkan kebakaran hutan dan lahan di sebagian wilayah sumatera.

Bahkan menurut BMKG, untuk wilayah Aceh sendiri, secara umum tidak terpantau titik panas.

Tingginya intensitas kabut asap, beberapa hari lalu Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya melalui Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe Said Alam Zulfikar mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan jangan terlalu sering melakukan kegiatan di luar ruangan.

“Kabut asap ini bukan hanya melanda wilayah Lhokseumawe, tapi juga ikut terimbas ke daerah-daerah lain. Maka kita mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatannya dan mengkonsumsi makanan yang bergizi,” ujar Said Alam.

Said menambahkan, dampak dari kabut asap tersebut juga bisa menyebabkan infeksi saluran pernapasan dan menyebabkan sesak nafas dan berbagai penyakit lainnya, makanya penting untuk menjaga kesehatan.

Dikatakan, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan setiap Kepala Puskesmas dan Pukesmas Pembantu (Pustu) di seluruh Kota Lhokseumawe, untuk terus menyiagakan petugas-petugas medis, karena mengenai kabut asap tersebut harus ditanggapi secara serius.

“Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh petugas untuk terus bersiaga, apabila sudah mengalami gejala sesak nafas atau batuk-batuk, maka segera berkonsultasi ke pos kesehatan terdekat, baik Pukesmas maupun Pustu,” tutur Said.