Kadiv Advokasi GeRAK Dipanggil Oleh Kejati Aceh

0
timthumb
Foto : Ilustrasi

BANDA ACEH – Aktivis Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh kembali dipanggil oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh. Kepala Divisi Advokasi Korupsi GeRAK Aceh, Hayatudin Tanjung, mengatakan pemanggilan tersebut terkait dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi dana bantuan sosial pada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh untuk petani tambak di Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya.

“Dana bantuan sosial memakai APBA TA 2014 seperti yang pernah disampaikan oleh GeRAK Aceh ke publik serta pernah menyurati Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh,” kata Hayatudin Tanjung, Selasa, 1 September 2015.

Dia menyebutkan berdasarkan surat panggilan bernomor B-2478/N.1/Fd.1/08/2015 tersebut langsung ditandatangani oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, dengan perihal pemintaan keterangan kepada dirinya selaku Kepala Divisi Advokasi Korupsi GeRAK Aceh.

“Pemeriksaan tersebut akan dilakukan pada Kamis 3 September 2015 oleh jaksa penyelidikan (Kasi Penyelidikan Kejati Aceh) di ruang Penyidikan Kejaksaan Tinggi Aceh, pada pukul 10.00 wib,” ujarnya.

Mengenai hal tersebut, GeRAK sangat mengapresiasi Kejati Aceh yang sudah menindaklanjuti kasus tersebut.

“Kami akan memenuhi panggilan serta membawa seluruh dokumen-dokumen yang diminta seperti surat pernyataan dari 10 orang penerima bantuan sosial,” katanya.

Hayatuddin menyebutkan bahwa dana bantuan sosial yang diterima tersebut tidak sesuai dengan anggaran seperti yang tercantum dalam proposal yang diajukan serta dokumen lainnya.

“GeRAK Aceh juga berharap kasus ini ditindaklanjuti sampai dengan selesai oleh Kejati Aceh,” katanya.

karena hasil investigasi dilapangan, hayatudin menambahkan, ditemukan adanya indikasi tindak pidana korupsi yang diduga merugikan keuangan Negara serta dilakukan secara masif dan terencana.

“Hasil investigasi kami sudah ditemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi dengan melakukan pemotongan, sehingga pihak Kejati bisa segera mengembangkan kasus tersebut sampai denganselesai,” ujarnya.(Zikri)