KAMMI Aceh Menilai Revitalisasi Ruangan Sekda Aceh “Hana Bereh”

0
Ketua umum PW KAMMI ACEH Ahsanul Abid M.Pd,

Banda Aceh | Liputanaceh – Berita beredarnya foto mengenai anggaran Revitalisasi Ruangan Sekda Aceh yang bernilai milyaran rupiah, “Sangat menyayat hati,” kata ketua umum PW KAMMI ACEH Ahsanul Abid M.Pd, melalui pres rilis Minggu (12/07/20).

Ahsanul Abid menilai penggunaan Anggaran ini sedikit pun “hana bereh” (tidak beres-red) dan tidak pro terhadap rakyat.

“Kalaupun ingin direnovasi sebaiknya jangan dilakukan ditengah kesulitan ekonomi, yang sedang dirasakan oleh rakyat Aceh saat ini,” ujarnya.

Menurutnya, di tengah pandemi covid 19 ini hanya satu harapan rakyat, yaitu terpenuhi kebutuhan pangan mereka agar rakyat tetap bisa bertahan hidup.

“Anggaran yang hampir mencapai 5 milyar ini, tentu sangat bisa membantu permasalahan ekonomi yang sedang dihadapi oleh rakyat Aceh,” ungkapnya.

Di masa pandemi covid – 19 ini, lanjut Abid, kita bisa melihat sendiri bahwa banyak sekali tenga kerja yang harus diberehentikan karena ketidak berlangsungan usaha, sekolah, dan berbagai sektor lainya. Tentu kita bisa membayangkan, sudah berapa bulan mereka  tidak mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Oleh karena itu, KAMMI Aceh meminta agar pemerintah Aceh membatalkan revitalisasi ruangan Sekda Aceh yang menggunakan anggaran APBA Tahun 2020,” tegas Ahsanul.

Dalam hal ini Abid juga menyampaikan kepada pihak pemerintah, KAMMI Aceh sangat mengharapkan kerja-kerja pemerintah yang manfaatnya bisa dirasakan oleh Rakyat Aceh, bukan justru kerja-kerja yang hanya mementingkan kelompok elit semata yang sedang menguasai pemerintah Aceh.

KAMMI Aceh juga sangat mengharapkan peran legislatif, agar serius mengawal dan mengevaluasi kinerja Pemerintah.

“Sehingga ketika ada hal hal yang tidak pro terhadap rakyat, maka legislatif berhak menegur dan mengevaluasi program tersebut,” pungkas Abid.