Kapal Nelayan Aceh Yang Ditangkap di India, Tiba di Dermaga Lanal

0
185

SABANG | LA –WD KRI Kelabang (KRI KLB- 826) dengan Komandan KRI KLB – 826   Mayor Laut (P) Aris Pratikto   menjemput kapal ikan Indonesia (Lampulo Banda Aceh- Red), yangg ditangkap oleh pihak keamanan India di perairan Samudra India, di Dermaga Lanal, Kota Sabang, Kamis 2 November 2017.

Adapun Kronologi tertangkapnya Kapal nelayan Lampulo Banda Aceh diperairan Samudea India yaitu,pada tanggal 30 Oktober 2017, diperoleh informasi bahwa Kapal Nelayan asal Aceh ditangkap pihak keamanan India di perairan Samudra India dengan  jumlah ABK 39 orang termasuk Nakhoda kapal. Para Nelayan/ABK saat ini sudah berada di Police Station Campbell Bay, Nicobar. Semuanya mendapat perlakuan baik dari aparat keaman setempat dan dalam kondisi/keadaan sehat.

Kemudian Pada tanggal 29 Oktober 2017, kapal terjadi masalah pada bagian propler terkena sampah, Upaya yang dilakukan AbK melepaskan ikatan sampah pada propeller kapal sampai dengan malam hari dan  diputuskan berhenti untuk istirahat, dan posisi kapal terapung-apung hanyut terbawa arus laut.

Setelah itu, Pada tanggal 30 Oktober  2017, diupayakan perbaikan kembali dan sekira pukul 09:00 wib, tiba kapal perang India, pada posisi 05 48 66 U – 93 07 595 S, kemudian dibawa ke dermaga Nikobar (India), diduga melanggar wilayah ZEE India.

Selasa 01 November  2017, sekira pukul 18.00 wib, dijemput oleh KRI IBL-383, yg sedang melaks Ops Satgas Indindo 2017. Selanjutnya dalam penanganan protkon KBRI New Delhi dengan berkomunikasi kepada Umar bin Abd. Aziz dan petugas Imigrasi di Port Blair.

Dengan Pengawalan oleh KRI Kelabang – 826 yang berlayar dari Samudera India, Posisi Kapal Ikan indonesia yg bernama Saudara Bahagia, sekarang sudah bersandar Lambung Kanan didermaga Lanal Sabang.

 

BAGIKAN

KOMENTAR