Kasus Pembunuhan Istri di Pidie Lakukan Rekontruksi

0
125

PIDIE | LA – Masih ingat kasus Hamdani (46) tersangka pembunuhan sadis terhadap istrinya Nursiah (42) berprofesi bidan di Gampong Beulangong Basah, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie.

Akhirnya, Ia memperagakan sejumlah adegan dalam rekonstruksi yang dilakasanakan di Mapolres Pidie.

Kasatreskrim Polres Pidie AKP Syamsul kepada wartawan, Selasa 14 November 2017  menyebutkan, sebanyak 40 adegan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang diperlihatkan tersangka Hamdani saat melakukan pembunuhan terhadap istrinya.

“Rekontruksi pembunuhan tersebut tidak kita laksanakan Dilokasi Kejadian  Perkara (TKP) untuk keamanan tersangka,” kata Syamsul.

Dalam adegan tersebut, kata Syamsul, tersangka Hamdani terlibat pertengkaran serius antara Nusiah istrinya (korban) di rumah orang tua Hamdani hal itu dikarenakan abang kandung korban menghubunginya yang meminta untuk menceraikan istrinya.

Saat itu, tersangka Hamdani yang disaksikan ibunya mengajak pergi Nursiah ketempat keluarganya di Kecamatan Tangse, namun ajakan tersebut ditolak, selanjutnya tersangka mengambil sebilah pisau didapur untuk mamaksa korban supaya mengikuti ajakannya.

Lagi-lagi ajakan tersangka ditolak oleh korban, selanjutnya tersangka tersulut emosi dan nekat menusuk tubuh korban hingga beberapa kali.

“Saat itu korban masih selamat setelah mendorong tersangka hingga terjatuh dan selajutnya lari untuk menyelamatkan diri,” ujarnya.

Syamsul menuturkan, korban sempat diselamatkan oleh bibik tersangka bernama Surmiati dengan cara disembunyikan dibelakang pintu kamar rumah.

Namun usaha tersebut gagal, karena tersangka Hamdani terus mencari keberadaan korban dengan menenteng sebilah parang yang diambil didapur rumah orang tuanya.

“Korban disembunyikan oleh bibik tersangka dalam kamar rumahnya,” katanya.

Tak lama kemudian, tersangka Hamdani mendobrak paksa pintu kamar dan menyeret korban ke ruang tamu, kamudian membacok korban hingga puluhan kali pada bagian belakang kepalanya dan bagian wajah.

“Setelah korban tewas bersimbah darah,  tersangka mengambil perhiasan emas dipergelangan tangan, selanjutnya melarikan diri,” katanya.

Pantauan liputanaceh.com tersangka Hamdami terlihat hanya terseyum saat memperilihatkan adegan dalam rekontruksi pembunuhan tersebut. (RJ)

BAGIKAN

KOMENTAR