Keberhasilan Mengelola Dana Bergulir di Desa Rantau Panjang

0

Liputanaceh.com, Rantau Panjang | Penduduk Rantau Panjang merupakan mayoritas pendatang dari luar daerah khususnya dari pulau jawa dan mayoritas penduduknya berprofesi sebagai perkebunan dan pedagang kelontong, Pedagang bakso dll, serta usaha olahan makanan rumahan, sebagaian lagi untuk menambah penghasilan mereka dengan usaha beternak ayam, kambing dan sapi.

PNPM Mandiri Perkotaan masuk di Rantau Panjang pada tahun 2009. Sejak awal pelaksanaannya, antusiasme masyarakat cukup bagus dan aktif membantu pelaksanaan siklus program, sampai terbentuknya Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM). BKM yang dinamai BKM Suka Damai itu beranggotakan 9 orang.

Dalam pengelolaan dana bergulir sejak awal sampai sekarang dijalankan oleh 1 orang manajer Unit Pengelola Keuangan (UPK) dan 3 orang staf/petugas ( Juru Tagih, Kasir  dan Pembuku) yang mengurus kegiatan administrasi UPK dan surat-menyurat ,melakukan pecatatan pengembalian dari KSM serta penagihan pinjaman dana bergulir secara rutin setiap bulannya.

Beberapa pendekatan dan langkah yang dilaksanakan oleh UPK untuk mendukung pelaksanaan pengelolaan dana bergulir, antara lain, pertama, menerapkan prinsip transparansi dengan menempelkan laporan keuangan dan fotokopi rekening UPK setiap bulan di kantor UPK dan di papan informasi. Kedua, melaksanakan pertemuan rutin dengan BKM minimal sekali sebulan. Ketiga, melakukan pertemuan di setiap dusun-dusun dengan KSM yang difasilitasi oleh BKM.Keempat, melaporkan perkembangan kegiatan kepada BKM setiap bulan. Kelima, memanfaatkan kegiatan kemasyarakatan lainnya di Desa guna mengkomunikasikan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dana bergulir Program KOTAKU  tidak disamakan dengan program lain yang berakhir dengan kegagalan.

Keberhasilan mengelola dana bergulir di Desa Rantau Panjang tidak lepas dari peran Manajer UPK ibu Endang, yang begitu berdedikasi dan berprinsip “Tidak Pernah Menganggap Pekerjaan UPK sebagai Pekerjaan Sampingan”. Ibu Endang telah dipercaya menjadi manager UPK sejak tahun 2010.

Pembelajaran yang didapat bahwa pengelolaan dana bergulir yang bersumber dari dana program pemerintah tidak semudah membalik telapak tangan. Namun, berbagai tantangan dan rintangan harus dihadapi dan dipecahkan. Satu hal paling penting adalah selalu mengajak masyarakat untuk terlibat dalam setiap pengambilan keputusan.