Kelompok Tani Aceh Jaya Terima Hand Tracktor

0
22

ACEH JAYA |LA – Komandan Kodim 0114/Aceh Jaya Letnan Kolonel Kav Haerus Shaleh, S.Sos menghadiri acara penyerahan bantuan hibah hand tracktor kepada kelompok tani lingkup Kabupaten  Aceh Jaya, yang dilaksanakan di Kantor Dinas Pertanian Desa Datar Luas Kecamatan Krueng Sabee , Aceh Jaya, Jumat 22 September 2017.

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh 100 orang yang diantaranya Bupati Aceh Jaya, Ketua DPRK Aceh Jaya, Wakil Ketua DPRK Aceh Jaya, Dandim 0114/Aceh Jaya, Kadis Pertanian, Kepala Bappeda, anggota Dinas Pertanian, Para kelompok tani dan pihak penyuluhan pertanian.

Kadis Pertanian Ir. Mufizar menyampaikan agar kelompok tani memanfaatkan hand traktor bantuan dari pemerintah ini dengan baik sebagaimana mestinya, serta mengharapkan kepada Bupati Aceh Jaya agar petugas penyuluhan pertanian ditambah dan selama ini penyuluhan pertanian juga telah dibantu oleh Babinsa dilapangan.

Komandan Kodim 0114/Aceh Jaya Letnan Kolonel Kav Haerus Shaleh, S.Sos menyampaikan TNI diminta terus meningkatkan kerjasama untuk mendukung dan mensukseskan swasembada pangan.

 “Agar kita tidak perlu lagi membeli beras lagi ke negera lain dan bila perlu kita mengekspor beras, Syukuri dengan adanya bantuan hand traktor ini karena tidak semua yang mendapat bantuan pemerintah, maksimalkan pemanfaatannya dan tingkatkan terus produktifitas pertanian, masyarakat ke depan diharapkan agar menjual 10 persen hasil panennya kepada Bulog untuk masyarakat miskin atau ekonomi lemah,” ujarnya.

karena beras di Bulog nantinya untuk program beras sejahtera dan marilah kita secara bersama – sama yang terdiri TNI, Pemkab, Dinas Pertanian, Penyuluhan Pertanian dan para petani serta semua pihak untuk meningkatkan pertanian agar hidup lebih sejahtera dan lebih baik,ajak Komandan Kodim 0114/Aceh Jaya.

Sementara Bupati T. H. Irfan .TB menyampaikan dengan adanya bantuan ini merupakan kepedulian Pemkab Aceh Jaya terhadap peningkatan produktifitas masyarakat tani sehingga kebutuhan pangan daerah kita dapat terpenuhi dan konsumsi kebutuhan beras masyarakat tidak harus dipasok lagi dari luar Aceh Jaya.

“Bantuan Alsintan ini diharapkan  target sawah yang dapat ditanami meningkat dan membantu percepatan pengolahan lahan sawah sehingga penanaman padi di Aceh Jaya dapat serentak,”pintanya.

 

BAGIKAN

KOMENTAR