Keuchik Peuniti Dilantik, Ini Pesan Wali Kota

0
7

BANDA ACEH |LA – Kamaruddin Latif resmi menjadi Keuchik Gampong Peuniti periode 2017-2023 setelah dilantik dan diambil sumpah pada Selasa malam (19/9/2017). Ia dilantik langsung oleh Camat Baiturrahman, M Rizal SSTP.

Pelantikan ini disaksikan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, didampingi oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin, dan Ketua DPRK Banda Aceh Arief Fadillah.

Sebelumnya Kamarudin Latif yang akrab disapa Ayah Kudri terpilih menjadi Keuchik dalam Pilchiksung yang digelar pada 20 Mei yang lalu. Ia meraih 487 suara mengungguli lima pasangan lainnya yaitu Abdul Muthalib 454 suara, Muhammad Kasim 435 suara, Kamaruddin 274 suara, Ardiansyah 212 suara dan T Isnur 52 suara.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, dalam sambutannya mengucapkan selamat atas dilantiknya Kamarudin Latif. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Peuniti yang telah menyukseskan pemilihan Keuchik.

“Selamat kepada keuchik baru, semoga dapat menjalankan amanah dengan baik,” harap Aminullah.

Aminullah mengajak warga yang mendukung kandidat lain saat Pilchiksung lalu untuk bersatu mendukung Keuchik terpilih saat ini dengan tujuan membangun Gampong Peuniti agar lebih maju.

Aminullah berpesan kepada Keuchik Gampong Peuniti terpilih agar membangun gampong lebih baik. Ia berharap persoalan-persoalan dalam gampong dapat diselesaikan oleh para aparatur gampong, jangan sampai membesar hingga harus turun tangan Wali Kota.

“Sebagai pemimpin atau orang yang dituakan dalam gampong, Keuchik harus mampu mengayomi masyarakat dengan baik dan mampu merangkul semua kalangan, baik aparatur gampong, teungku-teungku, anak muda, hingga ibu-ibu. Keuchik harus berada di garis depan. Hingga mampu mengatasi dengan mudah berbagai macam persoalan dalam gampong,” imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, Keuchik juga harus mampu membangun networking di luar gampong. Hal ini perlu untuk memudahkan Keuchik dalam memajukan gampong.
Jika punya kedekatan dengan pengusaha, swasta, hingga pemerintah pusat, maka hal ini sangat memudahkan Keuchik untuk membangun gampong.

Aminullah juga menekankan Keuchik dan aparaturnya agar menegakkan Syariat Islam. “Dalam hal ini tidak ada tawar menawar, karena Aceh merupakan daerah implementasi Syariat Islam.”

“Selain itu yang harus diawasi secara ekstra adalah masalah narkoba. Karena saat ini narkoba menjadi masalah yang sangat memprihatinkan, penyakit ini sudah masuk ke gampong-gampong. Awasi anak-anak kita semua. Jika ada tingkah laku anak menjadi beda dari biasanya, mohon diperhatikan. Kita harus mengingatkan terus,” tegas Aminullah.

Lebih lanjut Aminullah mengatakan dalam rangka meningkatkan denyut ekonomi Banda Aceh, di samping pemberdayaan ekonomi, Pemko Banda Aceh juga menggenjot sektor wisata Islami. Banda aceh punya kuliner luar biasa, dan mempunyai tempat wisata yang Indah. Selain itu kota ini juga punya berbagai kesenian tradisional yang perlu dikembangkan dan dilestarikan untuk menarik wisatawan luar datang ke Aceh.

BAGIKAN

KOMENTAR