Kodim 0101/BS Minta Pasukan Siaga

0
116
Prajurit Kodim 0101/BS siap-siaga. Foto: Liputanaceh
Prajurit Kodim 0101/BS siap-siaga. Foto: Liputanaceh
Prajurit Kodim 0101/BS siap-siaga. Foto: Liputanaceh

Banda Aceh | LA – Komando Distrik Militer (Kodim) 0101/BS melakukan Gelar Kesiap-siagaan satuan dalam rangka penanggulangan bencana. Hal tersebut disampaikan Dandim 101/BS, Letnan Kolonel Inf Iwan Rosandriyanto, S.I.P, yang diwakili Perwira Seksi Operasi (Pasiops), Kodim 0101/BS, Mayor Arh Gayoni Amin, S.Ag. Kamis, 18 Mei 2017.

Menurutnya, Gelar Kesiap-siagaan ini merupakan tindak lanjut dari perintah atasan untuk menginventarisir seluruh kekuatan baik personel maupun materil yang dimiliki Kodim, guna mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana alam, mengingat di wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, saat ini sedang memasuki musim hujan dan angin kencang.

Dalam arahannya, Mayor Arh Gayoni menghimbau kepada seluruh prajurit di satuan jajaran Kodim 0101/BS agar senantiasa meningkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiap-siagaan terhadap potensi ancaman bencana alam di wilayahnya masing-masing serta siap untuk digerakkan kapanpun dibutuhkan.

“Kita tidak pernah tau kapan bencana itu datang, oleh karena itu cermati dan waspadai setiap potensi ancaman bencana di wilayah masing-masing, tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiap-siagaan, kapanpun perintah itu datang, anda harus siap!,” tegas Pasiops, dihadapan seluruh pasukan.

Lebih lanjut Mayor Arh Gayoni menjelaskan, pihak Kodim sendiri telah melakukan langkah-langkah koordinasi dengan instansi terkait, dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah, baik di Kota Banda Aceh maupun di Kabupaten Aceh Besar, dimana Kodim 0101/BS siap untuk memberikan bantuan kekuatan kepada Pemerintah Daerah, jika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam rangka penanggulangan bencana.

“Kita sudah melakukan inventarisir kekuatan baik personel maupun materil yang siap digerakkan kapan saja dan selama ini kita sudah bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bahkan khusus di wilayah Kota Banda Aceh, kita masih tergabung dalam Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana yang sudah berjalan selama 5 tahun sejak tahun 2012 silam,” ungkapnya,” (AR/H)

BAGIKAN

KOMENTAR