Komunitas Wisata Tuantapa Bersihkan Sampah Anorganik di Pulau Dua

0
Sahabat Komunitas Wisata Tuantapa (Kotatua), dengan sampah anorganik yang berhasil dikumpulkan di Pulau Dua. (Foto/Doc Kotatua).

Tapaktuan | Liputanacehcom – Komunitas Wisata Tuantapa melakukan giat wisata lingkungan di Pulau Dua, Kecamatan Bakongan Timur, Aceh Selatan, Minggu (19/1/2020)

Muchsin. ST, selaku Ketua Umum Komunitas Wisata Tuantapa (Kotatua), mengatakan kepada awak media, “Kegiatan ke Pulau Dua ini sudah menjadi kegiatan rutinitas 6 bulan sekali sejak tahun 2017.”

Untuk kegiatan hari ini kita menghadirkan sekitar 50 orang lebih sahabat Wisata Tuantapa. Kegiatan kita hari ini kami percayakan kepada Irwandi, sahabat kita dari Kec Sawang untuk menjadi Koorlapnya.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat mengumpulkan sekitar 50 Kantong besar sampah anorganik. Sampah-sampah yang sudah kita kumpulkan ini, akan kita bawa kedaratan semua dan kita buang ke tempat pembuangan akhir sampah,” kata Muchsin.

Muchsin berharap kepada wisatawan yang datang ke Pulau Dua untuk dapat menjaga keasrian pulau ini. Dengan tanpa meninggalkan jejak sampah disini, tapi semua sampah anorganik ini dibawa balik ketika pulang.

Muchsin juga menambahkan, dalam setiap kegitannya, “Kotatua akan selalu menerapkan ASAKU (Ada Sampah Ambil Kumpulkan), sehingga spot wisata ini tetap asri dan terjaga,” jelasnya.

Baca juga: Komunitas Wisata Tuantapa Bersihkan Sampah Non Organik di Spot Wisata Lagenda Pantai Batee Putroe Meutupang

Irwandi selaku koorlap, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang ikut menyukseskan acara ini. Hari ini kata Irwandi, “Lebih dari 6 kelompok masayarakat yang berwisata kesini.”

Kedepan kita harapkan agar di Pulau Dua ini dapat dibangun Dermaga Apung. Sehingga proses pendaratan bot untuk menurunkan penumpang dapat langsung ke pantai, tidak lagi perlu naik perahu kecil yang sangat rentan akan musibah.

“Semoga dengan adanya Dermaga Terapung, baik di Pulau Dua maupun di Daratan Ujong Pulo Rayek, selain dapat memudahkan para wisatawan berkunjung ke Pulau Dua juga dapat dimanfaatkan oleh nelayan setempat untuk pendaratan botnya,” demikian harapnya.