KPU Jawab Pertanyaan Jokowi Soal Pilkada yang Sepi

0
342

download (7)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo sempat menyinggung soal Pilkada serentak 2015 yang terkesan sepi dan adem-adem saja. Padahal, perhelatannya tinggal satu bulan lagi yakni 9 Desember 2015.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Manik, menjelaskan, pertemuan antara Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemillu (DKPP), juga akan memberikan penjelasan mengenai hal ini.

“Dari Pak Mendagri kami dapat informasi, Bapak Presiden mempertanyakan keriuhan-keriuhan yang tidak kelihatan di daerah. Inilah memang konsekuensi soal pengaturan Undang Undang Nomor 8 tahun 2015,” kata Husni di Istana Negara, Selasa, 3 November 2015.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, sebelumnya menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo terus memantau penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak yang akan dihelat Desember 2015 mendatang. Sebab, Jokowi menilai Pilkada serentak tahun ini tampak sepi.

“Kemarin Presiden sering tanyakan kepada saya kok sepi-sepi ya Pilkada ini,” kata Tjahjo di kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara 7, Jakarta Pusat, Senin, 2 November 2015.

Aturan itu, jelas Husni, mengharuskan penataan alat peraga kampanye di luar ruangan diatur sedemikian rupa. Sehingga terlihat sangat rapi, yang tidak menimbulkan keriuhan seperti Pilkada-pilkada sebelumnya.

Husni menuturkan bahwa hingga kini proses tahapan kampanye masih berlangsung. Aspek tersebut juga menjadi bahan laporannya ke Jokowi.

Kemudian, logistik pemilu juga masih dipersiapkan. Meskipun Husni mengakui, ada hambatan-hambatan yang mereka alami dan mengkibatkan beberapa lokasi belum tuntas.

“Ada beberapa titik yang diperhatikan karena sangat terkait sekali dengan proses tahapan pencalonan yang belum tuntas. Ada di beberapa titik, nanti kami sampaikan,” katanya.

Walau begitu, dia menegaskan, pengadaan untuk menuju Pilkada serentak 9 Desember 2015 nanti, secara umum sudah siap. “Tertib sebagaimana aturan yang berlaku,” katanya.

Dalam pertemuan dengan Jokowi itu, hadir dari KPU adalah Ketua Husni Kamil Manik dan seluruh komisioner, dari Bawaslu hadir Komisioner Nelson Simanjuntak dan Daniel Zuchron. Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie juga hadir.

Sementara dari pemerintah, hadir Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan, Mensesneg Pratikno, dan Mendagri Tjahjo Kumolo. (viva.co.id)

BAGIKAN

KOMENTAR