KSDA Bantu Korban Lumpuh di Aceh Timur

0

Aceh Timur | LA – Akmal El Hanif bersama KSDA melalui, Ketua Tim penyerahan bantuan dari Komunitas Solidaritas Dhuafa (KSDA) Kabupaten Aceh Timur, M.Saiful, S.Pd, didampingi Sekrektaris Boihaqi bersama timnya, Ananda Gebrina Rizky, Novi Yanda Rizky dan Irwan Syahputra menyalurkan bantuan kepada Aminah (45), yang menjadi korban kebakaran beberapa waktu lalu.

Bantuan berupa sembako, seperangkat baju sekolah dan alat tulis diserahkan langsung oleh M.Saiful, S,Pd kepada Aminah dan anaknya Khairunnisa (15), Sabtu (5/5/2018), di dusun Lamkuta, Gampong Bintah, Kec, Madat, Kabupaten Aceh Timur.

“Alhamdulillah, kita dari Komunitas Solidaritas Dhuafa Aceh (KSDA) Aceh Timur, telah menyerahkan sumbangan ala kadar, berupa bahan dapur dan seperangkat alat tulis kepada Ummi Aminah dan Ananda Khairunnisa, korban kebakaran,” tutur Saifullah

Saiful mengharapkan, kepada keluarga korban agar selalu tabah dan sabar dalam menghadapi musibah ini. Komunitas KSDA merupakan sebuah lembaga Sosial kemasyarakatan yang didirikan H, Akmal El Hanif. “Bantuan ini adalah bentuk kepedulian kami dari tim KSDA  kepada Aminah yang saja  tertimpa musibah,” ucapnya.

Selain menyerahkan bantuan kepada Aminah korban kebakaran. Tim KSDA juga mengunjungi Nek Asiah Ali (78) warga dusun Teungoh, Gampong Seuneubok Pidie, Kecamatan Madat, Aceh Timur.

Nek Asiah, korban lumpuh tinggal seorang diri.

Menurut keterangan dari beberapa warga sekitar. Kehidupan Nek Asiah sangat memprihatinkan, dengan kondisi kakinya yang patah sebelah kanan akibat dilanggar sepeda motor sekitar dua tahun lalu. Kini kesehatannya pun kian menurun, ia hidup seorang diri didalam gubuk reot berukuran 2,5 x 3 meter beratapkan  rumbia.

“Nek Asiah Ali, sangat membutuhkan kursi roda, sudah hampir dua tahun Nek Asiah hidup seorang diri tanpa ditemani sanak keluarga. Semua saudaranya sudah meninggal, saya keponakannya anak dari abang kandung beliau, selama ini kursi roda yang dipakai hanyalah pinjaman  dari tetangga sebelah,” ungkap Syamsiah (33) keponakan Nek Asiah.

Ia juga menjelaskan, saat dilanggar sepeda motor sekitar dua tahun lalu, Nek Asiah tidak dibawa kerumah sakit, karena Nek Asiah tidak memiliki suami dan anak. Sedangkan abang dan adiknya semua sudah meninggal, hanya Syamsiah dan tetangga sebelah selama ini yang membantunya mengambil air untuk shalat dan memasak.

“Nek Asiah belum pernah berumah tangga, Ia tidak mempunyai anak, sedangkan abang dan adik-adiknya sudah meninggal, hanya saya dan tetangga sebelah yang membantunya selama ini,” ujar Syamsiah.

Sementara itu, Boihaqi dan Saifullah dari Tim KSDA Aceh Timur, berjanji akan membantu kursi roda untuk Nek Asiah. Melihat kondisi Nek Asiah yang begitu miris, Tim KSDA berharap agar sudi kiranya pihak dermawan yang mau membantu meringankan penderitaan hidup yang dijalani Nek Asiah.

“Insya Allah, kami akan berupaya semampunya untuk membantu beban hidup Nek Asiah, untuk hari ini kami membantu dengan uang tunai seala kadar, mungkin dalam minggu ini kita akan  membantu kursi roda,” janji Boihaqi dengan nada sedih.