Lautan Jamaah Tastafi Takziyah dan Doa Bersama untuk Ayah Leuge Peureulak

0

ACEH TIMUR I Liputanaceh.com– Lautan jamaah Tastafi dan berbagai elemen masyarakat lainnya dari berbagai Kabupaten di Aceh melakukan takziyah meninggalnya salah seorang ulama salah seorang ulama kharismatik Aceh Tgk. H Bukhari Hasan yang akrab dipanggil Ayah Leuge Peureulak yang juga merupakan pimpinan Dayah Asasul Islamiyah, di Desa Leuge, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Kamis, (19/3/2020)

Rombongan mulai dari Banda Aceh, Aceh Besar dan beberapa pengurus wilayah Tastafi lainnya di Aceh termasuk daerah perbatasan Medan ikut dalam takziyah tersebut.

Abi Ismail Mideun Jok selaku koordinator acara tersebut menyebutkan rombongan sejak pagi sudah berangkat menuju Perlureulak dan shalat dhuhur berkumpul di Masjid Kecamatan Kota Perureulak.

“Alhamdulillah, sekitar pukul 13.30 WIB rombongan sudah berkumpul di Masjid Kota Peureulak dan semua rombongan berangkat menuju rumah almarhun Ayah Leuge untuk melakukan samadiah dan doa bersama,” katanya yang juga pimpinan  Dayah Mathlabul Ilmi (DMI) Al-Aziziyah Mideun Geudong Samalanga itu.

Abi Mideun menyebutkan samadiah di pimpin Waled Nuruzzahri Samalanga dan dilanjutkan doa bersama serta kenduri yang telah disiapkan.

“Ulama kharismatik Aceh juga hadir seperti Al-Mukarram Abu Ishak Lamkawe dan beberapa ulama lainnya,” lanjutnya.

Innalillahi wainna ilaihi rajiun, Aceh kembali berduka dengan berpulang kerahmatullah salah seorang ulama kharismatik Aceh  Tgk. H Bukhari Hasan yang akrab dipanggil Ayah Leuge Peureulak yang juga merupakan pimpinan Dayah Asasul Islamiyah, di Desa Leuge, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Senin, (16/3/2020)

Sebagaimana  yang telah diberitakan bahwa almarhum Tgk H Bukhari Hasan yang akrab dipanggil Ayah Leuge Peureulak yang juga merupakan pimpinan Dayah Asasul Islamiyah, di Desa Leuge, Kecamatan Peureulak, Senin meninggal menjelang waktu Dhuhur, di RSU Zubir Mahmud Aceh Timur, Senin, (16/3).

Ayah Leugeu telah selesai dimakamkan Senin (16/3/2020) sore sekitar pukul 18.25 WIB. Setelah selesai dishalatkan di rumah, jenazah langsung dimakamkan di dalam komplek Dayah Asasul Islamiyah. Proses pemakaman selesai sekitar pukul 18.25 WIB.

Mulai Senin malam ini sudah dimulai samadiyah atau doa bersama untuk almarhum Ayah Leugeu hingga 7 malam ke depan.

Ribuan masyarakat menyaksikan prosesi pemakaman almarhum Ayah Leugeu yang merupakan ulama kharismatik Aceh. Masyarakat sangat kehilangan sosok yang menjadi panutan umat Islam ini.

Sosok almarhum merupakan  pimpinan Dayah Asasul Islamiyah yang saat ini memiliki seribuan santriwan dan santriwati. Dayah Asasul Islamiyah itu didirikan sekitar tahun 1986. Ayah Peureulak merupakan alumni Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga dan ashabil wujuh (murid langsung) Abon Aziz Al-Mantiqi Samalanga.

Dayah ini telah melahirkan banyak ulama muda, dan Teungku yang kini memimpin pondok pesantren dan balai pengajian di Aceh.

Selain pemimpin Dayah Asasul Islamiyah, almarhum Ayah Leugeu juga pernah menjadi ketua MPU Aceh Timur dua periode (2007-2012 dan 2012-2017). Kini beliau juga menjabat sebagai wakil ketua MPU Aceh Timur. Selain itu, almarhum juga menjabat anggota Dewan Pembina Baitul Mal Aceh Timur

.