Ledakan Bom di Desa Ujong Pacu Terkait Upaya Pemberantasan Narkoba

0
370

LHOKSEUMAWE – Warga Desa Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, dikejutkan dengan dua kali letusan bom rakitan di sekitar pos jaga desa setempat, Sabtu (8/8/2015) malam sekitar pukul 21.00 wib.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Anang Triarsono SIK melalui Kabag Ops, Kompol Muhammad Isharyadi mengatakan erat kaitannya dengan upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba yang dilakukan oleh warga di desa tersebut.

“Berdasarkan keterangan warga, ledakan bom terjadi sebanyak dua kali dalam rentang waktu yang berbeda,” ujarnya.

Pertama pada pukul 21.00 wib yang terpaut sekitar 50 meter dari pos Kamling tempat warga melakukan ronda malam, dan yang kedua sekitar pukul 21.30 dari dalam bungkusan plastik hitam yang ditemukan warga di bawah pos Kamling tersebut

Saat terjadi ledakan kedua, delapan warga yang berada disekitar TKP mengalami luka-luka dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan akibat terkena serpihan bom, yakni M Yunus (55), Sulaiman Tayeb (21), Rahmadi (27), Tarmizi (40), Sulaiman Rani (40), Umar (23), Khaidir (32) dan Sulaiman Lidan (34), tambahnya.

Kecuali Sulaiman Tayeb yang mengalami luka serius di bagian kepala dan dada dan masih menjalani perawatan di RS PT Arun.

“Tujuh warga lainnya yang mengalami luka ringan malam tadi langsung diizinkan pulang, dan tadi siang sudah dimintakan keterangannya,” tambahnya lagi.

Sementara dari hasil identifikasi dan olah TKP yang dilakukan bersama dengan tim Jibom Brimob Jeulikat, ditemukan barang bukti berupa lempengan besi, baterai dan sisa kabel serta timer yang sudah meledak.

“Dan saat ini sudah diamankan guna penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Bom yang digunakan oleh pelaku yang sudah diketahui identitasnya dan sedang dalam pengejaran petugas, tergolong jenis bom rakitan dengan daya ledak rendah. Namun daya ledaknya bisa mencapai radius 50 meter.

Disinggung ada salah satu rumah warga dibongkar oleh warga yang dicurigai sebagai pelakunya, Isharyadi tidak menampiknya dan masih dilakukan peyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Namun dia berharap agar masyarakat selalu berkoordinasi dengan pihaknya dalam memberantas peredaran gelap narkoba dan mengungkap pelakunya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

BAGIKAN

KOMENTAR