Lewat Sepakbola, Wali Kota Banda Aceh dan Wadirut BRI Seperti Sudah Kenal 10 Tahun

0
20

BANDA ACEH | LA Aminullah Usman baru pertama kali bertemu dengan Wadirut BRI Pusat Sunarso. Pertemuan mereka terjadi di Stadion H Dimurtala Lampineung saat keduanya memperkuat kesebelasan Brivolution bertanding dengan BRISAT. Namun Aminullah mengaku seperti sudah kenal berpuluh tahun.

“Inilah kelebihan dari sepakbola, kami baru bertemu hari ini, tapi Saya merasa sudah mengenal beliau berpuluh tahun,” ujar Aminullah dalam sambutan singkatnya usai bermain satu tim dengan Sunarso, Kamis 7 September 2017.

Alasan Bang Carlos, sapaan akrab Walikota, mereka merasa lebih dekat setelah bermain satu tim dan saling bekerja sama membantu Brivolution mengalahkan BRISAT 6-3. Amin dan Sunarso memberi kontribusi bagi kemenangan timnya.

Lanjut Amin, sepakbola adalah olahraga yang memberi banyak dampak positif. Menurut Amin dengan sepakbola silaturrahmi bisa terjalin bahkan sepakbola juga berdampak pada penigkatan ekonomi kerakyatan.
“Banyak manfaat dari sepakbola, selain silaturrahmi dan kesehatan, sepakbola juga mampu mendorong tumbuhnya perekonomian rakyat,” ungkap Bang Carlos yang juga Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Provinsi Aceh ini.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota meminta BRI dapat membangun sebuah pintu gerbang masuk kota Banda Aceh. Kata Walikota ada tiga pintu gerbang masuk yang akan dibangun dan BRI dapat memilih salah-satunya untuk dibangun.
“Pembangunan pintu gerbang ini untuk membuat Banda Aceh semakin indah dalam rangka menyambut wisatawan. Karena Saya ingin wisata Banda Aceh semakin berkembang untuk kemudian dapat mendorong tumbuhnya perekonomian warga kota dari sektor wisata,” ujar Aminullah.

Keakraban Aminullah dan Sunarso memang terlihat di Lampineung. Bukan hanya didalam lapangan selama 90 menit laga berlangsung, tapi keakraban dua tokoh penting ini juga terlihat diluar lapangan usai pertandingan.

Hal ini diakui Sunarso, katanya, tidak butuh waktu lama bagi dirinya mengenal karakter Walikota Banda Aceh.
“Hanya butuh waktu singkat saja Saya mengenal Pak Wali. Dilapangan beliau memiliki umpan silang akurat. Tidak perlu menunggu surat pemberitahuan untuk menyambut crossing Pak Wali,” ungkap Sunarso disambut gelak tawa hadirin yang ikut menyaksikan laga internal BRI ini.

Menurut Sunarso, sepakbola mengajarkan tentang kerjasama dan strategi dalam meraih tujuan.
“Sepakbola itu tujuannya mencari gol, sama dengan organisasi yang juga punya tujuan. Ketika bicara tujuan tentu kita perlu strategi, dan itu ada semua dapat dipelajari dari sepakbola,” ungkapnya.

Katanya lagi, sepakbola juga mengajarkan bagaimana cara pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.
“Ada keputusan penting yang harus segera diambil dalam menjalankan roda organisasi, sepakbola juga mengajarkan itu, kadang seorang pemain dihadapkan pada kondisi yang harus berpikir cepat, apakah melakukan operan, drible atau shoting. Dalam organisasi kadang kita juga dihadapkan pada kondisi seperti itu,” tambahnya. [ ]

BAGIKAN

KOMENTAR