Makam Gus Dur Jadi Rujukan Peserta Muktamar Mengisi Waktu Senggang

0
499

LIPUTANACEH.COM | JOMBANG | Kompleks makam keluarga mantan Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur di Ponpes Tebu Ireng, Jombang tak pernah sepi dari pengunjung. Terlebih lagi selama pergelaran Muktamar Nu ke 33, peserta muktamar dari berbagai daerah memanfaatkan waktu senggang untuk berziarah ke makam mantan Ketua Umum PBNU itu. Mereka berdoa untuk kelancaran muktamar yang sempat berjalan alot.

Seperti yang dilakukan peserta muktamar dari PCNU Aceh Besar, Muhammad Faisal. Setelah mengikuti sidang pleno I yang membahas tata tertib Muktamar NU ke 33 di Alun-alun Jombang, Faisal bergegas menuju ke Ponpes Tebu Ireng yang terletak di Kecamatan Diwek untuk mengikuti sidang Komisi Rekomendasi.

Karena waktu masih menunjukkan pukul 16.00 WIB, sementara sidang komisi akan digelar pukul 17.00 WIB, maka Faisal memutuskan mengisi waktu senggang itu untuk berziarah ke makam Gus Dur. Pada kompleks makam yang terletak di belakang masjid utama pesantren itu, juga terdapat makam kakek sekaligus ayah Gus Dur, yakni KH Hasyim Asyari dan KH Wahid Hasyim.

“Disela-sela acara ada senggang waktu sedikit untuk berziarah ke makam Gus Dur dan kiai-kiai yang lain. Kebetulan saya belum pernah dan baru pertama kali kesini,” kata Faisal kepada detikcom, Senin (3/8/2015).

Pada kesempatan berziarah itu, Faisal berdoa dengan khusuk menghadap ke pusara tokoh NU pendiri PKB itu. Dalam doanya, dia mengaku meminta kepada Allah agar Muktamar NU ke 33 berjalan lancar dan damai.

“Yang paling utama doa kami bagaimana Muktamar aman, tenteram, tidak terjadi apa-apa, bisa menghasilkan apa yang terbaik untuk NU ke depan,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan Hanafi, peserta muktamar dari Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Dia mengaku baru pertama kali berkunjung ke makam keluarga Gus Dur. Padatnya kegiatan selama 4 hari berada di Kabupaten Jombang, membuatnya baru kali ini bisa datang ke Ponpes Tebu Ireng untuk mengikuti sidang Komisi Rekomendasi. Pasalnya, sejak hari pertama dia bersama rombongannya menginap di Ponpes Mambaul Ma’arif.

Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, Hanafi pun memutuskan berziarah ke makam Gus Dur. Sama dengan peziarah lainnya, dia berdoa dengan khusuk di sebuah pendopo yang memang dikhususkan bagi para peziarah. Dalam doanya, Hanafi berharap agar muktamar berjalan lancar dan damai.

“Mudah-mudahan apapun yang terjadi diberikan yang terbaik. Meski sempat alot, alhamdulillah sudah adem dan tatib sudah selesai,” tandasnya.

Sumber : detik.com

BAGIKAN

KOMENTAR