Mariati Terpilih Sebagai Ketua Alumni Pendidikan Kimia USM

0
31
Jpeg

BANDA ACEH | LA – Alumni Pendidikan Kimia Universitas Serambi Mekkah (USM) mengelar musyawarah Ikatan Alumni Pendidikan Kimia Universitas Serambi Mekkah di Ruang Rapat Prodi Pendidikan Kimia USM, Jumat, 13 Juli 2018.

Musyawarah tersebut secara aklamasi menetapkan Dr. Mariati, M.Si Sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Pendidikan Kimia Universitas Serambi Mekkah Periode 2018-2022.

Alfajar yang merupakan Alumni Pendidikan Kimia USM Angkatan 2006 mengatakan Selain Alumni musyawarah tersebut juga di hadiri oleh Pembantu Rektor III USM Jalaluddin, M.Pd, Ketua Prodi Kimia Mutakim, S.Pd., M.Pd. setelah musyawarah tersebut juga dilaksanakan diskusi dengan mahasiswa Pendidikan Kimia.

Selain menetapkan Dr. Mariati, M.Si sebagai Ketua Umum, juga menetapkan Alfajar, S.Pd sebagai Sekretaris Umum, Sri Ismulyati, M.Pd sebagai Bendahara Umum Ikatan Alumni Pendidikan Kimia Universitas Serambi Mekkah Periode 2018-2022, tambah Alfajar.

Dr. Mariati, M.Si yang saat ini merupakan Anggota DPRA mengatakan akan mendukung kegiatan di USM khususnya Prodi Pendidikan Kimia.

“selaku alumni Prodi Pendidikan Kimia saya punya tanggung jawab dalam  pengembangan kegiatan prodi dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi,” ujarnya.

Terkait kepengurusan , dia menyatakan akan melakukan silaturahmi dengan seluruh alumni pendidikan kimia USM. Dalam struktur pengurus nanti akan ada koordinator wilayah di 23 kabupaten kota seluruh aceh.

“Data base alumni juga akan menjadi prioritas kita kedepan, selain itu dalam waktu dekat kita akan melakukan pelatihan kepemimpinan bagi mahasiswa Univesitas Serambi Mekkah,” ungkap Mariati.

Ketua Prodi Pendidikan Kimia Mutakim, S.Pd., M.Pd. mengucapkan terima kasih kepada alumni yang selalu mendukung institusi dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi. Dalam proses akreditasi prodi, kontribusi alumni sangat berpengaruh.

“Saat ini akreditasi Pendidikan Kimia USM B, kita mengharapkan dengan kontribusi Ikatan Alumni Pendidikan Kimia Universitas Serambi Mekkah dapat terus di pertahankan akreditasinya,”pungkas Mutakim.

BAGIKAN

KOMENTAR