Massa Illyza- Farid Padati Pelataran Stadion Lampineng

0

Banda Aceh – Ribuan massa dari berbagai pelosok Kota Banda Aceh memadati pelataran stadion Lampineng Banda Aceh menghadiri kampanye akbar pasangan nomor urut 1 Calon Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh periode 2017 – 2022, Hj. Illyza Sa’aduddin Djamal, SE – Farid Nyak Umar, ST., Minggu (29/1/2017).

Amatan liputanaceh.com, acara yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB sampai 18.00 Wib berlangsung tertib dan lancar diawali dengan zikir, do’a dan tausyiah, serta shalat ashar yang dilanjutkan dengan kampanye politik dari pasangan calon dan Pidato Politik Walikota Surabaya, Tri Risma Harini. Sebelumnya Tausyiah ustadz kondang, Ahmad Alhabsyi dan Tgk. Muhibban yang juga Ketua PDA Kota Banda Aceh.

Tampak hadir di acara itu sejumlah tokoh nasional, pengurus DPP PPP, Asrul Sani, DPP PKS, Surahman Hidayat, anggota DPR RI.M Nasir Jamil, penceramah Tgk. Sri Darmawan dan Tgk. Muhibban .
Sejumlah tokoh lainnya hadir Tgk.H. DR. Muhammad Yus, mantan Ketua DPRD Aceh, H. Harun Keucik Leumik (pengusaha), Ketua Parmusi Aceh, Drs. Bachrum M Rasyid, Drs. Munir Aziz dan para pimpinan partai politik pendukung.

Pasangan Illyza – Farid dihadapan ribuan massa pendukung mengucapkan terima kasih dan mohon dukungan dari semua elemen masyarakat kota Banda Aceh memenangkan nomor urut satu pada Pilkada 15 Februari 2017 mendatang.
Jika menang menjadi Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh 2017-2022, selain melanjutkan program kerja pemerintah kota yang sudah berjalan juga sudah mempersiapkan 40 bidang pembangunan prioritas untuk kesejahteraan warga kota “madani” Banda Aceh.
Diantara program yang akan dilaksanakan menggalakkan Koperasi di tiap Gampung, membuat pusat kegiatan olahraga, merehab stadion H. Dimurtala dan menata PDAM menjadi empat zona (wilayah) sehingga menjamin ketrsediaan air bersih bagi warga kota.
Sementara itu Walikota Surabaya, Tri Risma Harini, n yang datang ke Banda Aceh berorasi penuh semangat untuk kemenangan nomor urut satu, Illyza- Farid, secara memukau mencaritakan suka dukanya membesaskan lokalisasi prostitusi (pelacuran ) di kota Surabaya dalam memberantas kemaksiatan dengan menutup usaha-usaha yang dilarang syari’at Islam.
“Dikatakan tidak pantas perempuan jadi Walikota, memimpin kota Surabaya, kota ketiga terbesar di Indonesia. Semoga kerjasama dua kota, Banda Aceh dan Surabaya tetap terjalin baik”,tandas Tri Risma .
Mengikhiri acara itu mendengarkan tausyiah yang kocak dan mengundang tawa hadirin oleh uztadz, Tgk. Sri Darmawan yang ditutup dengan do,a dan simulasi pencoblosan surat suar oleh illiza Sa’aduddin Djmal disaksikan ribuan pendukung.(Ks)