Menunggu Kedatangan AHY Putra SBY Di Aceh

0
251

Banda Aceh | LA – Sejak pensiun muda dari militer dan maju di pertarungan Pilkada DKI 2017 lalu, Agus Harimurti Yudhoyono atau (AHY) terus bergerak. Pada 10 Agustus 2017 lalu putra Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu melakukan sebuah terobosan dengan mendirikan sebuah lembaga bernama The Yudhoyono Institute, AHY kemudian menjabat sebagai Direktur Eksekutif.

Perlu diketahui, The Yudhoyono Institute merupakanan sebuah lembaga think-tank yang membuat kajian-kajian strategis di Indonesia dan regional, mengangkat tiga isu utama: liberty (kebebasan), prosperity (kemakmuran) dan security (keamanan). Salah satu programnya adalah kunjungan ke kampus-kampus yang ada di seluruh Indonesia.

Sebagai Direktur Eksekutif, suami Annisa Pohan itu telah memberikan kuliah umum di berbagai kota yang ada di sejumlah provinsi di Indonesia. Sebagaimana dikutip dari website resmi The Yudhoyono Institute, TheYudhoyonoInstitute.org, berbagai kampus di NTB, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Batam, Makasar dan Riau telah dikunjungi dan semuanya berlangsung dengan meriah.

Tidak hanya itu, AHY juga dipastikan berkunjung ke Aceh pada 13-15 November 2017 mendatang dalam rangka memberi kuliah umum kebangsaan di tiga tempat di Aceh. Ketiga tempat yang akan diisi kuliah umum oleh mantan prajurit TNI paling berprestasi itu yakni Universitas Syiah Kuala yang akan dihadiri 2000 peserta, Gedung Meusapat Urung Pidie oleh KNPI Pidie akan dihadiri 1.500 peserta dan Universitas Malikussaleh akan dihadiri sebanyak 1.700 peserta.

Dalam rilis yang diterima redaksi LIPUTANACEH.COM pada Kamis 9 November 2017, selain kuliah umum, AHY juga akan bersilaturrahmi dengan Ulama se-Aceh yang akan dilaksanakan pada 13 November 2017 mendatang di Hotel Mekkah Banda Aceh ba’da Zhuhur.

Ismi Amran sebagai panitia silaturrahmi AHY dengan Ulama Aceh, kepada LIPUTANACEH.COM menyampaikan, agenda pertemuan dengan Ulama dan Pimpinan Dayah se-Aceh itu rencana akan dihadiri sekitar 100 orang ulama dan pimpinan dayah yang tersebar di seluruh Aceh.

“Kami juga mengundang ulama karismatik seperti Abu Tumin, Abu Kuta Krueng, Waled Hasanoel Basri (Abu Mudi), Waled Nuruzzahri (Waled Nu), Abu Ishak Lamkawi dan Aba Asnawi Lamno, Alhamdulillah sebahagian dari para guru kita sudah konfirmasi untuk hadir,” kelas Ismi. (Hidayat Pulo Aceh)