Musrenbang RKPK 2021 di Kec Labuhanhaji, Libatkan Penyandang Difable dan Keluarga Miskin Sebagai Pokja

0
Camat Labuhanhaji Gumawi Mustafa bersama Tim Bappeda Kab Aceh Selatan.

Tapaktuan | Liputanaceh.com – Tak seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Rencana Kerja Pembangunan Kabupaten/Kota (RKPK) tahun 2021, yang digelar di halaman kantor Camat Labuhanhaji Kab Aceh Selatan, Selasa (11/02/2020), melibatkan penyandang difable dan keluarga miskin sebagai tim Pokja.

Camat Labuhanhaji Gusmawi Mustafa menyebutkan, hal itu dilakukan sesuai intruksi Plt Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran, beberapa waktu lalu kepada seluruh SKPK Kecamatan, “Agar memprioritaskan penanggulangan kemiskinan di Aceh Selatan,” terang Ogek, sapaan akrab Gusmawi Mustafa.

Dengan demikian, kata Ogek, “Saudara-saudara kita tersebut, juga dapat menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada seluruh peserta Musrenbang.”

Asinsten I Sekda Kab Aceh Selatan, Erwiandi, membenarkan bahwa Musrenbang tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Sesuai arahan Plt Bupati Aceh Selatan, pada Musrenbang tahun ini agar melibatkan langsung saudara-saudara kita penyandang difable dan keluarga miskin.

Mengingat, lanjut Erwiandi, menurut data Badan Pusata Statistik (BPS) tahun 2019, Kab Aceh Selatan diurutan ke 8 sebagai Kabupaten termiskin se Aceh, dan Provinsi Aceh pada urutan ke 2 sebagai provinsi termiskin se Sumatera.

“Berdasarkan data tersebut, pemimpin kita, Plt Bupati Aceh Selatan, yakni bapak Tgk Amran, bersama seluruh SKPK, bertekad keluar dari 10 besar Kabupaten termiskin se Aceh, sekaligus berkontribusi agar Aceh keluar dari 5 besar sebagai provinsi Termiskin se Sumatera,” jelasnya Erwiandi.

Masih diagenda yang sama, Kabid PP Ekonomi Ketenagakerjaan Bappeda Aceh Selatan, Reza Febrian, SHI, memberitahukan, pasca Musrenbang di seluruh kecamatan, Bappeda akan melakukan verifikasi langsung ke lapangan, terkait usulan Musrenbang dari masing-masing kecamatan.

“Hal itu kita lakukan, untuk mengetahui layak atau tidak, bermanfaat atau tidak usulan dari musrenbang tersebut,” kata Reza.

Mengingat waktu yang telah diagendakan cukup singkat antara Musrenbang di setiap Kecamatan dengan jadwal Musrenbang Kabupaten, Reza mengaku Bappeda Aceh Selatan telah membentuk Tim untuk mencapai target tersebut.

“Untuk mencapai target waktu, kita telah membentuk enam Tim Verifikasi yang nantinya akan melakukan peninjauan sekaligus menilai kelayakan masing-masing usulan dari hasil Musrenbang Kecamatan se Aceh Selatan,” pungkas Reza Febrian.

Sepantauan Liputanaceh.com dilokasi, Musrenbang di Kecamatan Labuhanhaji juga dihadiri  Forkopimcam, PD/PLD, seluruh Keuchik, Sekdes, Perangkat Adat dan Hukum serta tokoh masyarakat dan tokoh perempuan.

Selain itu, turut diundang unsur Pemerintahan Kab Aceh Selatan, Kepala Satpol PP dan WH Dicki Ichwan S.STP., Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian Drs HT Darisman, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Azhar, S.Pd,. Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Munawir.

Dan perwakilan dari masing-masing Ka. Dinas di Aceh Selatan, diantaranya Dinas Pariwisata, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanahan, Dinas Pertanian, Dinas Pangan, Dinas Kelautan, Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Perhubungan  dan  MAA Aceh Selatan.