Musyawarah Pemilihan Pengelola Pasar Inpres di Kecamatan Labuhanhaji Timur, Serah Terima Aset Bangunan Pasar Belum Jelas?

0
Sekcam Labuhanhaji Timur, Akhyar saat menjelaskan status kepemilikan aset pasar.

Tapaktuan | Liputanaceh.com – Tokoh masyarakat Kecamatan Labuhanhaji Timur mengadakan musyawarah untuk membentuk panitia pengelola pasar Inpres yang berlokasi di Gampong Tengah Peulumat, Keumukiman Peulumat Kecamatan Labuhanhaji Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (21/03/2020).

Hadir dalam musyawarah tersebut antara lain, Muspika Labuhanhaji Timur, Imeum Mukim Peulumat Kaharuddin HZ, Imeum Mukim Tgk Keramat Azwar, para Keucik, para Muge (pedagang ikan keliling), Ketua Pemuda Gampong  Tengah  Peulumat serta Tokoh Masyarakat dan dipandu M. Syarif sebagai moderator.

“Musyawarah ini kita lakukan untuk memilih pantia pengelola pasar inpres, dimana pasar ini sejak selesai dibangun pada tahun 2016, hingga saat ini belum beroparasi secara maksimal,” kata Imeum Mukim Peulumat Kaharuddin HZ.

Apalagi, lanjut Kaharuddin Hz, “Sejauh ini kita belum mengetahui pasti status kepemilikan asset bangunan pasar ini atas nama siapa dan diserahterimakan kepada siapa secara administrasi,” jelasnya.

Adi Multa selaku tokoh masyarakat sekaligus donatur kegiatan musyarawarah, manyampaikan bahwasanya sangat mendukung apabila pasar ini difungsikan.

“Dengan aktifnyanya pasar, dapat menambah pendapatan masyarakat Labuhanhaji Timur,” ujar Adi Multa.

Adi Multa juga berharap proses administrasi terkait kepemilikan aset pasar inpres ini cepat diselesaikan.

Sekcam Labuhanhaji Timur mewakili Camat sekaligus Muspika  menyampaikan, pihaknya sangat mendukung pasar tersebut difungsikan sebagaimana mustinya.

Agar pasar ini dapat berjalan, Akyar melanjutkan, butuh dukungan dari berbagai pihak, khususnya para pedagang ikan keliling (Muge), untuk sementara kita minta kepada para Muge yang mangkal di perempatan jalan raya gampong Tengah Peulumat,  agar mau menempati pasar ini terlebih dahulu.

“Mengenai waktu berdagang dan aturan lainnya nanti kita sepakati bersama jika seluruh administrasi sudah selesai, sebab sampai saat ini kita belum mengetahui pasti, apakah pasar ini telah diserahterimakan secara administrasi kepada kita atau belum, karena sampai hari ini belum kita temukan suratnya,” terang Akhyar.

Irsan saat memberikan informasi terkait serah terima aset bangunan pasar.

Lain halnya dengan salah satu peserta musyawarah, Irsan mengatakan bahwa saat dirinya masih bertugas di Dinas terkait, informasi yang dia dapat dari pejabat pada dinas dimaksud, serah terima sudah dilakukan tidak hanya secara lisan, tapi juga secara tertulis kepada pimpinan sebelumnya.

“Jika hari ini arsip tersebut belum ditemukan, saya siap menelusuri atau meminta dibuatkan yang baru kepada pihak terkait,” sebut Irsan dalam forum.

Dari musyawarah tersebut, terpilih sebagai panitia pengelola pasar sebagai berikut:

  1. Ketua: Junaidi
  2. Wakil Ketua: Lisdar
  3. Sekretaris: Zulhemi
  4. Bendahara Khairun

Pantia tersebut diharapkan dapat  memfasilatasi harapan para calon pedagang dan segala keperluan admistrasi juga untuk menelusuri ataupun  memperoleh surat serah terima penggunaan pasar inpres, juga izin operasinal pasar, dibantu saudara Irsan untuk melakukan komunikasi kepada dinas terkait.