Mutia Liviana Ancam Pengedar Kabar Mesum Tentang Dirinya

0
9794

Liputanaceh.com | Artis Aceh Mutia Liviana mengancam setiap orang yang menyebarkan berita terkait kabar mesum dirinya dan pasangannya. Ancaman itu dilakukan pemeran Bohate Gadoh dalam lagu yang dinyanyikan Bergek itu melalui akun media sosial Instagram miliknya @mutia_lifyana pada Sabtu 25 November 2017 kemarin.

“Hati2 kalau ngomong ya,” ancam artis cantik yang sedang populer dan menjadi idaman pemuda-pemuda Aceh itu.

Perempuan asal Matang Gelumpang Dua, Bireuen itu menyebut kabar mesum dirinya dan pasangan di dalam mobil di area SPBU Simpang Aneuk Galong Montasik itu merupakan kabar bohong yang tidak bisa dia terima.

“Jangam berita2 bohong dishare kemana2. Saya tuntut kamu nanti atas pencemaran nama baik saya,” tegasnya.

Mahasiswi sekolah tinggi ilmu kesehatan itu juga menjelaskan bahwa peristiwa dan kabar mesum dirinya bersama sorang laki-laki dalam mobil Jazz itu bukanlah kabar yang sebenarnya.

“Kalau memang kejadian seperti itu ok. Tapi itu bukan kejadian sebenarnya. Kalau mau tau yang sebenarnya datang ke Polsek Sibreh tanya baik2 disitu,” kata dia.

Mutia juga meminta kepada semua pihak jangan suka membuat atau menyebarkan berita yang tidak benar. “Jangan suka buat berita bohong untuk orang,” tambahnya.

Artis Aceh Mutia Liviana mengancam masyarakat melalui media sosial. Foto : Dok. LA

Sementara sumber yang dapat dipercaya, menyatakan perbuatan mesum Mutia Liviana dengan pasangannya di dalam mobil Honda Jazz milik si lelaki tersebut adalah benar adanya. “Sempat mau diarak oleh massa, tapi dilerai aparat kepolisian setempat dan dibuat surat pernyataan, lalu dilepaskan,” sebut sumber tersebut.

Sumber yang sama juga menyatakan siap memberikan kesaksian apabila dirinya harus memberikan pernyataan di hadapan hukum. Dirinya pun meminta kepada Mutia Liviana segera melakukan klarfikasi ke publik, bukan malah mengancam masyarakat.

“Kalau tingkahnya begitu bisa membuat keruh suasana lagi nantinya. Jadi lebih baik dia segera berikan klarifikasi dan mengakui kesalahannya,” harap sumber tadi.

Hingga saat ini, kabar mengejutkan itu tentu masih menjadi tanda tanya di kalangan masyarakat Aceh, apalagi bagi mantan pelanggar syariat Islam lainnya yang sudah pernah merasakan hukuman cambuk atas kesalahan yang diperbuat. (Hidayat Pulo Aceh)