Operasi Pencarian Korban Tenggelam di Selangor 7 Hari

0

img01650201503261319

 

KUALA LUMPUR – KBRI Kuala Lumpur menyatakan terus berkoordinasi dengan aparat Malaysia untuk menangani jenazah WNI maupun WNI yang selamat dari tragedi tenggelamnya kapal di kawasan Sabak Bernam, Selangor, Kamis, 3 September 2015, dini hari. Dilaporkan, operasi pencarian akan terus dilaksanakan selama tujuh hari dengan mengerahkan tujuh kapal dan satu heli.

Melansir kbrikualalumpur.org, post mortem terhadap 15 korban meninggal dunia akan dilakukan di Rumah Sakit Ipoh hari ini, Jumat, 4 September 2015. Selanjutnya KBRI akan meminta foto para korban untuk ditunjukkan apabila ada keluarga yang mencari.

Sementara ini KBRI belum mendapatkan identitas korban meninggal dunia. Rencana awal, foto tersebut akan ditunjukkan kepada penumpang yang selamat, tetapi mereka menyatakan tidak saling mengenal satu sama lain.

Sementara dari 19 penumpang selamat, 18 orang malam ini akan dipindahkan ke Klang sementara 1 korban perempuan masih di rumah sakit.

Menurut rencana Dubes RI untuk Malaysia, Herman Prayitno akan bertolak ke Klang untuk menemui korban selamat.

Musibah yang melibatkan kapal berukuran sekitar panjang 15 m dan lebar 3 m pertama kali dilaporkan oleh nelayan kepada Agensi Penguatkuasa Maririm Malaysia (APMM) pada jam 10.30 waktu setempat, Kamis kemarin.

Kapal diduga kuat dalam perjalanan menuju Tanjung Balai Asahan dengan membawa WNI yang dikategorikan sebagai Pendatang Asing Tanpa Ijin (PATI). Hal ini mengacu pada peristiwa serupa yang pernah terjadi dan lokasi keberangkatan kapal yang bukan melalui pelabuhan resmi.

Tim SAR yang hingga saat ini masih melakukan pencarian dan penyelamatan menyampaikan 19 orang korban ditemukan selamat sementara 15 orang lainnya ditemukan tewas. Korban yang belum ditemukan diperkirakan sekitar 35 orang.

Operasi pencarian terhadap korban kapal tenggelam Kamis malam dihentikan mengingat cuaca yang kurang mendukung akibat hujan lebat yang melanda lokasi pencarian. Namun 8 kapal pencari tetap bersiaga di pelabuhan Hutan Melintang. Operasi pencarian sendiri masih akan terus dilaksanakan selama 7 hari dengan mengerahkan 7 kapal dan 1 heli.

Apabila ada pihak yang mencari informasi mengenai kerabat yang menjadi penumpang kapal nahas tersebut dapat menghubungi Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia, Hermono di nomor telepon +60193309114. ( kbrikualalumpur.org)