Otoritas Malaysia Tahan 19 Warga Indonesia

0

kapal-karam-di-malaysia

KUALA SELANGOR – Otoritas Kuala Selangor mengeluarkan perintah untuk menahan 19 warga Indonesia yang selamat dalam tragedi kapal karam di perairan Sabak, Bernam, selama dua pekan sejak hari ini, Jumat, 4 September 2015. Perintah tahanan tersebut dikeluarkan oleh Majistret Shah Wira Abdul Halim.

Dikutip dari situs bernama.com, salah satu warga Indonesia yang ditahan termasuk Erni Juwita asal Aceh. Mereka ditahan lantaran melanggar hukum imigrasi dan keluar dari negara tersebut melalui jalur ilegal. Pihak Malaysia juga akan menjerat agen yang mengangkut 19 warga Indonesia ini dengan undang-undang antiperdagangan manusia dan antipenyelundupan migran.

“Hingga kini kita belum memastikan apakah ada agen (tekong bot) di antara yang selamat tersebut. Jika ada, dia akan dikenakan pasal Akta Imigresen dan pasal Seksi 26J yaitu kesalahan menyelundupkan migran,” ujar salah satu sumber Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM).

Pihak Malaysia juga telah menemukan 13 mayat wanita dan dua mayat lelaki korban kapal tenggelam tersebut. Sementara 19 orang lainnya termasuk salah satu wanita yang diketahui bernama Erni Juwita dilaporkan selamat dalam musibah ini.

Kapal sepanjang 12.192 meter tersebut dilaporkan karam ketika dalam perjalanan dari Kuala Sungai Bernam menuju Tanjong Balai, Indonesia. Insiden terjadi pada posisi sembilan mil laut di barat daya Tanjung Sauh.