Pabrik CPO Krueng Luas Mulai Operasional, FORMAK: Warga Sambut Dampak Positifnya

0
Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) di Desa Krueng Luas, Kecamatan Trumon Timur, milik Pemkab Aceh Selatan.

Tapaktuan | Liputanaceh.com – Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) di Desa Krueng Luas, Kecamatan Trumon Timur, milik Pemkab Aceh Selatan, yang fakum sejak beberapa tahun lalu, saat ini terlihat sudah mulai beroperasi di bawah pengelolaan CV. BALGA INDO ENGENEERING.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Pemantau dan Kajian Kebijakan (Formak) Aceh Selatan, Ali Zamzami, kepada liputanaceh.com Rabu (12/08/20).

“Dari pengamatan FORMAK, beberapa hari terakhir ini melihat sudah ada aktivitas produksi di Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) tersebut,” kata Ali Zamzami.

Kemudian, dari keterangan warga yang diwawancarai menyatakan bahwa; “Masyarakat menyambut baik atas beroperasinya pabrik CPO Krueng Luas tersebut dengan harapan akan dapat membawa dampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” terangnya.

Menurut Ali Zamzami, dengan telah beroperasinya PMKS tersebut, juga telah tersedia lapangan kerja  bagi masyarakat lokal, serta tumbuhnya unit usaha baru seperti usaha dagang, warung-warung makan serta usaha kecil lainnya dan juga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), selain itu tentu harga sawit bisa lebih kompetitif ditingkat petani.

Harus diakui bahwa di Kabupaten Aceh Selatan baru inilah satu-satunya Pabrik pengolahan kelapa sawit yang ada, sementara hasil kebun masyarakat setiap harinya itu mencapai 1.000 (seribu) ton lebih saat ini, dengan beroperasionalnya PMKS ini setidaknya 100  Ton hasil kebun masyarakat setiap harinya sudah dapat tertampung dan tidak lagi harus diangkut ke pabrik yang begitu jauh keluar daerah yang tentunya membebani ongkos yang tinggi, dan dengan memasok ke PMKS tersebut tentu biaya angkut dapat lebih efesien.

Ali Zamzami berharap, kedepan PMKS ini bisa menampung lebih banyak lagi hasil kebun masyarakat, dengan dilakukan peningkatan kapasitas pabrik tersebut oleh Pemkab Aceh Selatan maupun oleh Pihak pengelola. (ril)