Pakaian Hijau Disunatkan saat Lebaran

0
Al-Mursyid Syaikhuna H. Hasanoel Basri HG (Abu MUDI) Pimpinan Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga. (HAB/LA)

ISLAM merupakan agama yang syariatnya universal mengatur segala aspek sendi kehidupan. Termasuk berpakaian. Salah satu pakaian yang di pandang bagus dan dianjurkan dalam syariat Islam berwarna hijau.

Bahkan ciri khas surga itu diwakili oleh warna hijau. Keberadaan di balik warna hijau itu mempunyai makna tersendiri nan religius. Hal ini sebagaimana diungkapkan dalam firman-Nya:

Al-Mursyid Syaikhuna H. Hasanoel Basri HG (Abu MUDI) Pimpinan Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga. (HAB/LA)

“Penduduk Syurga itu ( bersenang-senang) di dalamnya dengan) berbaring di atas (bantal-bantal) dan cadar-cadar yang HIJAU warnanya serta permaidani-permaidani yang sangat indah.” (Surah Ar-Rahman : Ayat 76)

Warna hijau sebagai simbol kedamaian, kesejukan dan makna lainnya yang mampu memberi sugesti tersendiri. Multi warna yang pernah ada didunia ini, lantas Allah menghiasi surga dengan warna tersebut,  tentunya ada rahasia tersembunyi dan hikmahnya.

Mereka penghuni surga akan berpakaian dengan warna terindah tersebut. Ini juga sebagaimana dijelaskan dalam surat Al-Insan berbunyi :

“Mereka di dalam Syurga memakai pakaian HIJAU yang diperbuat dari sutera halus dan sutera tebal (yang bertekat), serta mereka dihiasi dengan gelang-gelang tangan dari perak dan mereka diberi minum oleh Tuhan mereka dengan sejenis minuman ( yang lain) yang bersih suci.” (Surah Al-Insan : Ayat 21).

Rasulullah Saw juga menyukai pakaian berwarna hijau. Hal ini sebagaimana diungkapkanIbnu Abidin dalam Radd Al-Mukhtar, ia menyatakan:

كان اللون الأكثر لارضاء النبي محمد (عليه الصلاة والسلام رسول الله صلى الله عليه وسلم) الأخضر،

Artinya: Warna yang paling disukai Nabi adalah hijau.

Saat hari besar Islam seperti lebaran baik Idul Adha maupun Idul Fitri juga dianjurkan berpakaian dengan warna hijau. Para ulama saat lebaran kerap menggunakan pakaian dengan warna hijau, seperti halnya Al-Mursyid Syaikhuna Abu MUDI (Mudir Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga) juga ulama lainnya.

Alasan dianjuran (disunatkan)berpakaian dengan warna hijau saat lebaran telah disebutkan dalam kitab karya Syekh Abdussamad Al-Falimbani bernama Sairussalikin jilid 2 halaman 10.

Mari kita membumikan pakaian sebagaimana dianjurkan dalam syariat untuk berpakaian berwarna hijau saat lebaran.