Pangdam IM Silaturrahmi dengan Abuya Syech H.Amran Waly Al – Khalidi

0
174

LIPUTANACEH.COM | ACEH SELATAN – Dalam rangkaian kunjungan kerja ke wilayah barat selatan Aceh, Pangdam Iskandar Muda Mayor Jenderal TNI Moch Fachrudin, S.Sos menyempatkan diri berkunjung ke Ponpes Darul Ikhsan di Desa Pawoh, Kecamatan Labuhanhaji, Rabu (07/03/2018).

Selain Pangdam IM, juga tampak hadir dalam kunjungan tersebut Danrem 012/TU Kolonel Inf Nefra Firdaus, SE, MM, Pa Ahli Pangdam IM Bidang Hukum dan Humaniter Kolonel Caj Drs. Ahmad Husen Sipahutar, MA.

Kapendam IM Kolonel Kav Rusdi, S.I.P, Aslog Kasdam IM Kolonel Czi Suprayogi, Aster Kasdam IM Kolonel Inf Mahesa Fitriadi, S.A.P, Aspers Kasdam IM Kolonel Inf Agung Gunawan, Kazidam IM, Letkol Czi Herfin Kartika Aji, S.I.P

Perlu diketahui, meskipun sudah larut malam sekitar pukul 23.30 Wib, kedatangan Pangdam IM beserta rombongan disambut gembira oleh Pimpinan Ponpes Darul Ikhsan Abuya Syech H. Amran Waly Al – Khalidi yang sekaligus pimpinan Murabbi MPTT – I Asia Tenggara beserta pengurus yayasan, dewan guru dan jamaah tauhid tasawwuf serta ribuan santri/santriwati.

Penyambutan meriah itu diiringi dengan Shalawat Badar yang dilantunkan oleh ribuan santri yang sudah berjajar sepanjang jalan dari pintu masuk hingga ke halaman Masjid Darul Ikhsan. Tak ketinggalan pengalungan sorban kepada Pangdam IM sebagai bentuk penghormatan dan kemuliaan.

Suasana yang khidmat dan penuh makna di tengah nuansa kebahagiaan dan kegembiraan itu di hari kunjungan Pangdam menjadikan silaturrahmi semakin harmonis.

Dalam kata sambutanya, Pangdam Iskandar Muda Mayjen Moch Fachrudin, S.Sos mengatakan sangat bersyukur masih diberikan kekuatan, kesehatan dan kesempatan untuk bersilaturahmi dengan ulama dan umara serta seluruh santri/santriwati.

“Alhamdulillah, saya dan kami semua masih bisa bertemu dengan ayah kami, Abuya Syech H.Amran Waly Al – Khalidi dan abu serta santri santriwati ditempat yang sangat mulia ini, semoga dunia akhirat kita tetap bertemu,” ucap Pangdam IM.

Pangdam IM juga merasa sangat bahagia atas sambutan meriah nan penuh kehangatan dan kebersamaan yang diberikan Ulama dan Para santri.

“Shalawat badar membuat saya gemetar dan merasa sangat bahagia sekali, penyambutan yang sangat luar biasa, saya sangat berterimakasih atas semua kemuliaan ini,” penghormatan Pangdam IM kepada Abuya dan santri.

Selain itu, Pangdam IM Mayjen TNI Moch. Fachrudin, S. Sos juga menyampaikan pesan untuk terus menjaga Aceh ini tetap aman, nyaman dan damai sehingga bisa membangun ke arah yang lebih maju dan sejahtera.

“Pada masa konflik Aceh, saya pernah berpesan kita ini sesama mukmin dan masih bersaudara, kenapa harus bertengkar. Ini saya sampaikan dan saya inginkan Alhamdulillah tercapai aman, nyaman. Kita bangun Aceh ini, apalagi dengan kekhususan syariat islam,” kata Pangdam IM.

Lanjutnya, ciri khas Aceh terus kita pelihara, Aceh dikenal dengan syariat islam dan Labuhanhaji juga menjadi pusat tauhid tasawwuf.

“Banyak seminar dan kegiatan keagamaan yang sudah dilakukan MPTT pimpinan Abuya, pernah di bogor bahkan di manca negara seperti Brunai. Insya Allah tahun ini akan diadakan di Banda Aceh, semoga lancar,” imbuh Pangdam IM.

Dihadapan ribuan jamaah yang memadati Masjid Darul Ikhsan, Pangdam berjanji akan siap mendukung setiap kegiatan Syariat dan kegiatan Abuya Syech H. Amran Waly Al – Khalidi. Ia juga berharap untuk terus semangat dalan meningkatkan ilmu.

“Insya Allah jika saya masih ditugaskan di sini maka siap mendukung Abuya. ada kata semangatnya tinggi ilmunya kurang, ilmunya kurang semangatnya tinggi. Ini kalau kita padukan jadi satu “Ilmunya tinggi semangatnya tinggi” wah ini sangat bagus hebat sekali,” terangnya memotivasi jamaah.

Pangdam IM menjelaskan bahwa Ulama dan umara harus sangat dekat untuk menyelesaikan permasalahan – permasalahan di daerah. Agar semua berjalan dengan baik dan seimbang,

“Antar ulama dan umara harus sinkron. Jadi Kepada Abuya dan Abu – abu disini, jangan pernah bosan untuk menasehati anggota saya, kalau ada sedikit melenceng cubit telinganya biar lurus lagi,” harap Pangdam untuk saling mengingatkan sesama mukmin.

Kemudian memasuki Pilkada Aceh Selatan, Pangdam IM berpesan yang tentunya untuk memilih dengan hati nurani masing – masing. Hanya saja Pangdam IM menginginkan suasana tetap seperti ini aman, nyaman damai dan tenteram.

“Kita jaga bersama, jangan sampai ribut apalagi sampai bentrok. Beda pilihan silahkan, namanya juga demokrasi tapi yang inrinya bagaimana kedepan bisa membangun Aceh Selatan lebih baik, lebih maju dan khususnya untuk masyarakat lebih sejahtera,” ingin Pangdam tetap terjaga situasi kondusif.

Sementara, Abuya Syech H. Amran Waly Al – Khalidi sangat bahagia dan menyambut baik kedatangan Pandam IM bersama rombongan dan salah seorang teman ngajinya yaitu Kolonel Caj. Drs.Ahmad Husen Sipahutar, MA.

“Ini suatu keberkahan bagi kami dan jalinan silaturahmi ini terus kita jaga, apalagi saya punya teman saat mengaji di Banda Aceh bapak Husen kemudian bapak Danren juga sudah pernah datang ke tempat kami begitu juga kami ke Korem,” kata Abuya.

Abuya juga sangat menanggapi atas keinginan Pangdam dalam menciptakan kondisi Aceh aman, damai, makmur dan sejahtera.

“Kami juga bercita – cita semoga Aceh ini tetap aman, makmur dan sejahtera. Bahkan tidak kalah dengan daerah – daerah lain,” demikian pungkas Abuya.

Selanjutnya, Abuya Syech H. Amran Waly Al – Khalidi mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk memanjatkan doa atas keberhasilan tugas TNI di Aceh dan untuk kedamaian Aceh.[Has]