Pangdam IM Tiba di Asel Tinjau Lokasi Kebakaran Lahan Bakongan

0
79

LIPUTANACEH.COM | ACEH SELATAN – Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin SH SIP MH meninjau lokasi kebakaran lahan gambut di Desa Ujung Padang, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, Selasa, (12/06/2018).

Pantau media, ia tiba di lapangan bola kaki  SMA 1 Keude Bakongan sekira pukul 10.30 WIB dengan mengunakan helikopter.

Kedatangan Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin SH SIP MH itu disambut langsung oleh  Dandim 0107/Asel Letkol Kav Hary Mulyanto turut didampingi Danrem 012/ TU Kolonel Inf Aswardi SE, beserta Forkopimda Aceh Selatan.

Sekira pukul 11.00 WIB Pangdam bersama rombongan bertolak langsung kelokasi kebakaran yang berjarak 1 kilo meter dari permukiman warga.

Dilokasi terlihat puing – puing sisa kebakaran yang masih menimbulkan bara api dan gumpalan – gumpulan asap yang membungbung tinggi.

Pada saat berbincang – berbincang dengan Forkopimda Aceh Selatan, Pangdam mengatakan bahwasanya lahan gambut tersebut sengaja dibakar oleh pemiliknya untuk memperluas lahan perkebunan.

Oleh sebab itu ia meminta kepada Sekda Aceh Selatan dan Camat setempat untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak membakar lahan sembarangan karena kerugiannya cukup besar bukan hanya material namun sisi kesehatan masyarakat juga akan terganggu.

“Kalau saya lihat dari atas lahan tersebut bukan hutan tapi lahan perkebunan, sepertinya lahan ini sengaja dibakar oleh pemiliknya untuk memperluas lahan perkebunan. Kelihatan jelas bahwa di sekeliling lokasi lahan sudah dibuat galian parit oleh pemiliknya,” kata Pangdam.

Pangdam juga meminta kepada Camat untuk mencaritahu siapa pemilik lahan tersebut dan melapor ke posko penanggulang bencana kebakaran yang berada di Ujung Padang.

“Kalau pemilik lahan tidak datang dalam 1 x 24 jam maka cabut saja hak garap lahan tersebut dan kembalikan ke Desa atau ke Kecamatan sehingga menjadi hak publik,” ujarnya.

Sambungnya, Pangdam menghimbau kepada pelaku pembakaran hutan agar memiliki rasa empati terhadap tindakan yang sudah dilakukannya sehingga banyak menimbulkan kerugian dipihak pemerintah maupun masyarakat sendiri.

“Jangan setelah membakar si pemilik lahan pergi begitu saja sehingga menimbulkan musibah bagi orang lain, maunya pemilik lahan membantu untuk upaya pemadaman api ” pungkasnya.

Untuk jajaran TNI / Polri agar tetap mensiagakan pasukannya dilokasi untuk memberikan bantuan terhadap penanggulangan bencana kebakaran dan menyelidiki pelaku dan pemilik lahan tersebut karena status lahan tersebut hanya sebagai hak garab.

Dikatakan Pangdam  setiap kejadian kebakaran lahan menjadi perhatian khusus kita semua unsur pimpinan yang ada diwilayah mengingat Indonesia harus bersih dari kebakaran hutan menjelang pelaksanaan Asean Games ke XVIII.

Sekda Nasjuddin SH MH saat dimintai keterangannya menagatakan akan menindaklanjuti saran dan permintaan dari Pangdam terkait penangan kebakaran sekaligus pendataan kepemilikan lahan tersebut.

“Tentunya data – data itu pasti ada di Kecamatan,  kita akan kroscek data tersebut kepada siapa diberikan hak garab lahan yang terbakar tersebut,” singkatnya.[*]