Panitia Muktamar Minta Peserta Kembali ke Pemondokan Sesuai Penempatan

0
250

LIPUTANACEH.COM | JOMBANG | Suasana Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama kembali adem dan telah masuk ke agenda sidang komisi. Panitia muktamar pun meminta kepada muktamirin untuk menempati pemondokan yang sesuai dengan penempatan di awal.

“Kami meminta kepada peserta yang belum menempati pemondokan sesuai dengan ploting yang ditetapkan panitia, mohon kembali ke pemondokannya masing-masing,” kata Sekretaris Seksi Akomodasi dan Perlengkapan Panitia Nasional Muktamar ke-33, Asmuí Cipta di Jombang, Jawa Timur, Senin (3/8/2015).

Berdasarkan hasil pendataan, lanjut Asmui, saat ini terjadi kekosongan di tiga pondok pesantren yang menjadi tuan rumah muktamar. Yaitu Ponpes Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Darul Ulum Rejoso, Petororangan, dan Bahrul Ulum Tambak Beras. Namun terjadi surplus peserta yang menginap di ponpes Tebuireng.

“Di pondok pesantren Darul Ulum, Rejoso, Peterongan, ploting awal akan menampung 844 peserta, namun saat ini hanya ada 277 peserta. Di Mambaúl Maárif, Denanyar, dari ploting awal dihuni 798 peserta, saat ini hanya ada 180 peserta, dan Bahrul Ulum, Tambak Beras hanya menampung 284 peserta, jauh dari ploting awal sebanyak 804 peserta,” ujarnya.

“Di Tebuireng yang saya dengar ada lebih dari 2000 peserta. Padahal ploting awal kami Tebuireng menampung 804 peserta,” lanjut Asmui.

Selain itu, Asmui juga mengajak  kerjasama yang baik dengan penanggung jawab peserta di ponpes Tebuireng, supaya peserta diberikan kebebasan kembali ke pemondokannya masing-masing sesuai dengan plotingan panitia.

“Mari sama-sama menghormati pesantren sesama tuan rumah Muktamar. Denanyar, Tambak Beras, dan Peterongan sudah melakukan persiapan yang sama baiknya dengan Tebuireng, dan mereka juga siap memberikan pelayanan terbaik kepada peserta,” pungkasnya.

Sumber : detik.com

BAGIKAN

KOMENTAR