Parkiran di PN Gunungsitoli Tidak Aman, Sepmor Wartawan Raib !!

0
63

LIPUTANACEH.COM | NIAS/Gunungsitoli – Hati-hati parkir di halaman kantor Pengadilan Negeri (PN) Gunungsitoli, pasalnya satu unit sepeda motor (sepmor) milik wartawan yang sedang melakukan tugas peliputan sidang perkara penganiayaan raib dicuri maling pada hari Selasa (07/08) sekira pukul 15.30 WIB.

Padahal belum lama motor Honda Supra 125 X dengan plat nomor polisi BB 2930 TB itu ditinggalkan pemiliknya untuk meliput salah satu sidang yang digelar PN Gunungsitoli.

Pemilik Sepmor, Arozatulo Zebua adalah seorang wartawan salah satu media daring sekaligus aktivis di Kepulauan Nias mengaku sangat kecewa, dimana tempat yang semestinya terlindungi dan aman ternyata bisa terjadi kasus pencurian.

“Miris…! Parkiran Kantor PN Gunungsitoli nggak aman. Sepeda motor di parkiran kok bisa hilang, berarti disini rawan pencurian motor,” ucapnya kepada media Nasional Obor Keadilan saat hendak melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu, Mapolres Nias.

Katanya, lokasi area Pengadilan Negeri Gunungsitoli itu selama ini aman, apalagi sudah ada CCTV sehingga Sepmor diparkiran bisa dipantau selalu.

“Yah sudah pasti dimonitor layar CCTV itu oleh petugas pengadilan sehingga setiap hendak meliput sidang, kita tidak lagi merasa ragu atau takut kehilangan motor, aneh memang,” ujar Arozatulo Zebua.

“Saya sangat kecewa, hendaknya petugas pengadilan itu monitor dan pastikan memantau CCTV,” timpal Aro.

Bersama sejumlah rekannya, Arozatulo Zebua membuat laporan di Polres Nias atas laporan kehilangan sepeda motor tersebut dicatat dengan nomor: STPLP/189/VIII/2018/NS tanggal 7 Agustus 2018 sekira pukul 18.00 WIB.

Secara terpisah, Ketua Umum PPWI Nasional Wilson Lalengke, SP.d, MSc, MA meminta agar Pengadilan Negeri (PN) Gunungsitoli wajib menjamin keselamatan dan kenyamanan setiap pengunjung pengadilan, termasuk menjaga agar tidak terjadi pencurian barang milik pengunjung.

“Bagi para pengunjung, diwajibkan agar selalu berhati-hati dan waspada dari para pencoleng yang selalu mengintai kelengahan masyarakat,” pungkasnya.[*]