Pembangunan Irigasi Jangan Abaikan Masyarakat

0
198

Meulaboh | Ketua Komisi D DPRK Aceh Barat Bantalidan berharap pembangunan irigasi teknis Lhok Guci segera dilakukan namun pembangunannya jangan mengabaikan hak masyarakat sekitar.

“Kita menyambut baik kelanjutan pembangunan Irigasi Lhok Guci, karena merupakan harapan kita semua, namun juga perlu diinggat dikawasan itu ada masyarakat yang tinggal, jadi pembangunan ini kita harapkan jangan mengabaikan mereka,” katanya di Meulaboh, Jumat (7/8).

Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi adanya keluhan warga di seputar kawasan rencana pembangunan saluran irigasi teknis bendungan Lhok Guci yang mencakup beberapa gampong (desa) dalam Kecamatan Pante Ceurmen, Aceh Barat.

Sebagian masyarakat berada di daerah aliran sungai (DAS) dan pemukiman terdekat agar sebelum dilakukannya pembangunan irigasi teknis terlebih awal dibangun tebing pengaman sungai agar tidak berimbas kepada pemukiman masyarakat sekitar.

Setiap banjir luapan sungai melanda kawasan itu masyarakat mengklaim akibat tidak terkelolanya bendungan irigasi karena ketinggian debit air yang tertahan sebab tidak terbuka saluran teknis pada bendungan melimpah kepemukiman penduduk.

“Masyarakat tentunya mesti bersabar karena pengerjaan proyek itu sudah mendesak agar tidak ada yang dirugikan, kalau irigasi teknis sudah memiliki saluran pastinya debit air pada bendungan akan terkelola baik,” imbuhnya.

Selain itu dalam pembebasan lahan yang dibutuhkan untuk saluran irigasi teknis tersebut, sebagian adalah tanah masih milik masyarakat dan hal tersebut harus dipertimbangkan dengan pembayaran ganti rugi sesuai harga tanah sehingga tidak ada yang dirugikan. Sebelumnya pada kunjungan rombongan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melihat langsung bendungan Irigasi Lhok Guci di Gampong Seumantok ada sekitar 45 hektar lahan yang masih membutuhkan pembebasan agar irigasi teknis primer dan sekunder dapat segera dibangun.

Bupati Aceh Barat H T Alaidinsyah sudah menyatakan komitmennya dalam pembebasan lahan warga apabila pemerintah menyediakan dana yang sesuai, karena masyarakat setempat juga sangat membutuhkan saluran irigasi segera berfungsi maksimal.

“Apabila sudah ada dana dari pemerintah maka saya siap tahan badan, kami siap membebaskan lahan warga karena masyarakat sangat berharap irigasi teknis segera tuntas,” kata Alaidinsyah. (Antara)

BAGIKAN

KOMENTAR