Pembukaan Pelatihan Prosesi Adat Perkawinan di Kabupaten Aceh Timur

0

Aceh Timur l Liputanaceh.com– Pembukaan Pelatihan Prosesi Adat Perkawinan Kabupaten Aceh Timur oleh Asisten II Setdakab Aceh Timur di Wakili Staf ahli Bidang Pemerintahan Drs. Muhammad Yasin, sebagai penyelenggara Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Timur.hari ini Selasa 8 Oktober 2019.

Kegiatan tersebut bertempat di Aula Kantor Camat Idi Raiyeuk lebih dari 60 orang hadir dalam pembukaan pelatihan prosesi adat yang digelar hari ini diantaranya sebagai berikut :

Asisten II Setdakab Aceh Timur di Wakili Staf ahli Bidang Pemerintahan Drs. Muhammad Yasin,Plt Ketua MAA Aceh Timur,Muhammad Ali, S. Sos, I

Kapolres Aceh Timur di Wakili Kabag Sumda Polres Aceh Timur, Kompol Bukhari,Pabung Aceh Timur di Wakili Ba Inteljen dan Ops Pabung Aceh Timur,Pelda Boby Khaidir,Kajari Aceh Timur di Wakili Kasi Intel Kajari Aceh Timur,Andi Zulanda, SH, MH Ketua Pengadilan Negeri Aceh Timur di Wakili Staf Pengadilan Negeri Aceh Timur oleh Said Sulaiman, SH

Ketua MAA Kecamatan Se – Kabupaten Aceh Timur, downalam kata sambutannya sekaligus pembukaan oleh Asisten II Setdakab Aceh Timur di Wakili Staf ahli Bidang Pemerintahan Drs. Muhammad Yasin mengatakan kepada semua peserta dengan ucapan Selamat datang untuk peserta sisialisasi Adat Aceh Se-Kabupaten Aceh Timur.

Acara adat istiadat ini sudah di atur dalam Qanun  Aceh dengan tahapan – tahapan kebiasaan seperti  yang terjadi sebelumnya dan sudah menjadi turun – temurun Adat di Aceh Timur yaitu “*Cah Ret, Meulake, Ba Ranub, Balah Ranup, Akad Nikah, dan  Intat Linto*”,adat yang  biasanya di tertera di atas  adalah Adat Aceh yang di lakukan oleh suku Aceh, hal  ini suatu tradisi atau  kebiasaan yang ada dalam kalangan masyarakat dan tak pernah  hilang di dalam Kultur budaya  Aceh Timur.

Hadirin sekalian menurut pandangan saya terselenggaranya Sosial MAA pada hari ini merupakan  suatu kegiatan yang sangat  baik untuk memberikan  pemahaman dan tata  prosesi Adat dan cara tentang pengetahuan perkawinan di  daerah kita khususnya Aceh Timur ke arah hukum Islam dengan kata Filosofi adat bakpoteumereuhom, Hukom Bak Syiah Kuala  Qanun Bak Putue Phang, Reusam Bak Laksamana, Hukom Ngeon Adat Lage, Zat Reut, Gado Punca Ngen Sifeut, Hanjeut Meureut,dalam kesempatan yang  berbahagia ini kami  pemerintah Kabupaten Aceh  Timur mengucapkan terima  kasih.

Kepada para narasumber  yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk  memberikan pemahaman  tentang Prosesi Adat perkawinan nantinya dapat  membawa manfaat kepada masyarakat di wilayah  Kabupaten Aceh Timur  dan  tak lupa juga saya  menyampaikan terima kasih  kepada semua  pihak yang  telah ikut membantu dan  berpartisipasi aktif  sehingga  terlaksananya kegiatan ini berjalan aman dan tertib di lanjutkan penyampaian materi oleh pemateri dari MAA Aceh Timur demikian.(Z)