Pemerintah Aceh Selatan Diminta Meninjau Pembangunan Daerah

0
27

ACEH SELATAN | LA–  Penganugrahan H.T. Sama Indra sebagai Bapak pembagunan Aceh Selatan yang marak diperbincangkan selama ini dinilai kurang tepat.

Sebabnya,  pembangunan infrastruktur yang dibangun akan tetapi  tidak fungsional bahkan terkesan menghabiskan anggaran yang semestinya bisa dialokasikan kepada pembangunan yang sangat diperlukan oleh masyarakat setempat.

Hal ini disampaikan oleh Mahasiswa Labuhan Haji Timur dalam rilisnya kepada Liputanaceh.com, Jumat 15 September 2017.

Ketua Mahasiswa Labuhan Haji Timur,  Mitra Saputra  mengkritik  Bupati Aceh Selatan, yakni HT Sama Indra yang menyatakan selama empat tahun masa pemerintahannya telah mampu meningkatkan laju pembangunan daerah.

” Sebab kenyataan dilapangan kondisi pembangunan masih dinilai tidak fungsional dan merata,” kata ketua Mahasiswa Labuhan Haji Timur, Mitra Saputra.

Ia juga menilai  terkait kondisi pembangunan yang selama ini di kecamatan labuhanhaji timur tidak difungsikan,  seperti pembangunan pasar yang menghabiskan anggaran lebih kurang 2 miliar namun tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, ujarnya.

” Padahal masyarakat masih membutuhkan infrasturktur jalan utama desa untuk memudahkan transportasi , seperti keluhan masyarakat di desa Aur Peulumat kecamatan labuhanhaji timur,” kata Mitra.

Selanjutnya  dikatakan Mitra, Menurut informasi dari masyarakat setempat, jalan tersebut terakhir dibangun pada tahun 1995 dan seiring berjalannya waktu jalan tersebut tidak layak lagi difungsikan sebagai jalan utama desa, sebut dia.

” Pernah kiranya pemerintah Aceh Selatan menjanjikan untuk membangun kembali bahkan sudah ada beberapa kali peninjauan pembangunan, namun sampai saat ini jalan yang diharap-harapkan menjadi sebuah masalah tersendiri yang apabila musim hujan jalan tesebut akan becek dan apabila musim panas jalan tersebut akan berdebu,” kata Mitra Saputra.

Selain itu,  menurut Ketua Mahasiswa Labuhan Haji Timur ini, Pemerintah Aceh Selatan kurang meninjau Kecamatan Labuhan Haji Timur.

” Pemerintah Aceh Selatan kurang jalan-jalan ke kecamatan labuhanhaji timur. Harapannya, pemerintah harus betul-betul meninjau kembali apa yang dibutuhkan masyarakat setempat,” pungkas Mitra. (Rel)

BAGIKAN

KOMENTAR