Pentingnya Litbang dan Lajnah Tastafi demi Mengintregasikan Aswaja di Pemerintahan

0
26

PIDIE JAYA I LA- Tgk. H. Muhammad Yusuf Jeunib atau sering dipanggil Ayah Sop Jeunib mengapresiasi hasil Rakerda Tastafi Pidie Jaya yang telah menghasilkan beberapa rekomendasi dan kesepakatan dalam waktu sehari.

“Hari ini sungguh luar biasa,  mampu menghasilkan rekomendasi dan point dalam sehari Rakerda,” kata ulama Aceh itu yang juga pimpinan Dayah Babussalam Al-Aziziyah Jeunib itu,  Senin, (15/10/2018).

Ayah Sop Jeunib dalam kesempatan di akhir penutupan Rakerda tersebut menyebutkan hasil rekomendasi itu harus di musyawarahkan lagi serta mampu disintegrasikan sehingga dapat diterima pemerintah setempat.

“Tidak semua rekomendasi direstui pemerintah dan hendaknya Tastafi harus mampu mempertanggung jawabkan secara ilmiah dan akademis sehingga rekomendasi itu menjadi blue print syariah bukan hanya untuk Pidie Jaya juga Aceh, ” paparnya dengan penuh semangat di hadapan peserta Rakerda di dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng itu. 

Selanjutnya, Ayah menambahkan rekomendasi ini harus mampu mengintregasikan Aswaja di ranah pemerintahan. 

” Hasil rekomendasi itu perlu di bahas secara lebih khusus di semacam  Lajnah Tastafi sehingga mampu mempertahankan rekomendasi dan argumen Tastafi di pemerintahan secara akademis dan regulasinya, ” sambungnya sebelum menutup dan membaca doa di akhir Rakerda Tastafi perdana itu. 

Terakhir Ayah Sop Jeunib juga mengatakan hasil rekomendasi itu di bahas di lembaga semacam Litbang atau Lajnah Tastafi menghasilkan embrio rekomendasi tersebut untuk bisa diregulasikan dan dipertanggungjawabkan secara akademis  nantinya.

BAGIKAN

KOMENTAR