Penyuluh Agama Islam Fungsional Aceh Timur Masuk Lapas IDI

0

Peyuluh Agama Islam Fungsional Aceh Timur Masuk Lapas

Aceh Timur l Liputanaceh.com — Program pembinaan melalui bimbingan, penyuluhan dan kajian agama Islam yang dilakukan para penyuluh agama Islam Fungsional kepada para warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur.tak luput dari program sasaran perubahan oleh para penyuluh di Aceh Timur.

Dalam kesempatan baik itu delapan orang Peyuluh Agama Islam Fungsional  Kabupaten Aceh Timur yang terdiri dari Tgk Maimun,Tgk Junaidi,Tgk Hamzah,Jamaiyah,Fatimah,Fauziah,Misriah dan Zulaikha.disambut baik oleh Kalapas Idi, Bapak Edi Efendi SH

Jamaiyah, salah satu penyuluh Agama Islam yang aktif dalam kegiatan pembinaan mental di lapas tersebut memberikan arahan kepada para napi wanita khususnya bahwa,  “Lembaga Pemasyarakatan bukanlah akhir segalanya, walaupun secara hukum napi sudah ditentukan dan diputuskan oleh badan peradilan Negara, sebagai akibat dari kelalaian dan kesengajaan melanggar norma hukum, namun jadikanlah lapas sebagai wahana instropeksi diri atas kesalahan prilaku dengan cara mendekatkan diri kepada Tuhan yang Maha Esa, tentunya dengan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan keyakinanya,” jelas Jamaiyah.

Kasi Bimas Islam kemenag Aceh Timur Drs H Ahmad MA, dalam kesempatan lain menjelaskan bahwa kegiatan yang sudah menjadi kesepakatan bersama adalah kegiatan keagamaan, diantaranya disampai materi qiro’atul qur’an, murottal  hafalan surat pendek, asmaul husna, doa harian, praktek wudhu dan sholat dan ceramah keagamaan. Oleh

“Pembinaan keagamaan mampu membentuk mental positif bagi narapidana, yang bertujuan meningkatkan kesadaran melaksanakan ajaran-ajaran agama, dan meningkatkan pengetahuan agama mereka. Ada enam pilar karakter yang dapat dibentuk melalui pembinaan keagamaan bagi setiap narapidana, yakni kejujuran, rasa percaya diri, rasa hormat, rasa tanggungjawab, rasa kepedulian dan toleransi,” ungkap H Ahmad.

Dengan adanya bimbingan dan penanaman nilai-nilai positif agama Islam secara intensif, maka diharapkan para warga binaan dapat mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan mereka sehari-hari, sehingga mereka tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama di masa-masa yang akan datang.(Z)