Peringatan HARGANAS ke 22 Dipusatkan Pada Kota Banda Aceh

0

BANDA ACEH – Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke 22 tingkat Provinsi Aceh Tahun 2015 dipusatkan di Kota Banda Aceh, tepatnya di halaman Balai Kota Banda Aceh, Selasa 1 September 2015.

Acara puncak Harganas yang dirangkai dengan Lomba Mewarnai tingkat pelajar TK dan Pameran Produk Unggulan Aceh tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BKKBN RI dr Surya Chandra Surapaty MPH PhD beserta rombongan.

Wakil Wali Kota Banda Aceh, Drs. H Zainal Arifin, mengatakan, kehadiran Kepala BKKBN pada hari ini memberikan semangat dan motivasi bagi pihaknya untuk lebih giat lagi membangun dan menciptakan keluarga Indonesia yang terencana, sehat dan sejahtera.

“Pemko Banda Aceh yang memiliki visi menjadikan Banda Aceh sebagai Model Kota Madani, sangat menyadari bahwa kualitas keluarga, sebagai kelompok terkecil dalam masyarakat, merupakan pondasi bagi keberhasilan pembangunan secara umum,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut tidak ketinggalan, ucapan selamat kepada Wali Kota Banda Aceh atas penghargaan Manggla Karya Kencana juga datang dari Kepala BKKBN RI Surya Chandra Surapaty. Dalam arahannya, ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Aceh khususnya Pemko Banda Aceh di bawah kepemimpinan Illiza yang sangat peduli terhadap program-program BKKBN.

Ia melanjutkan, walaupun keluarga merupakan unit terkecil tetapi mempunyai kekuatan dan peran yang besar dalam menentukan arah perjalanan suatu masyarakat dan negara.

“Jika keluarga-keluarga sudah kokoh, maka negara juga akan kokoh. Mari terus kita tingkatkan kualitas keluarga Indonesia,” ajaknya.

Katanya lagi, walaupun Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, namun hal itu belum cukup untuk mewujudkan kesejahteraan rakyatnya.

“Kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari tingkat keluarga mutlak diperlukan,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia ada dua langkah yang harus ditempuh, yakni dengan membentuk keluarga kecil (cukup dua anak) yang bahagia dan meningkatkan kualitas keluarga demi peningkatan SDM manusia Indonesia dengan menjalankan delapan fungsi keluarga (agama, sosbud, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, dan pemeliharaan lingkungan).

“Jika kedelapan fungsi keluarga tersebut kita tanamkan pada setiap keluarga Indonesi, saya yakin kita telah memiliki landasan utama dalam mewujudkan revolusi mental sebagaimana program utama Presiden Jokowi,” sebutnya.

Di antara tamu undangan, terlihat hadir pula sejumlah anggota DPR Aceh dan DPRK Banda Aceh, para Asisten, Staf Ahli, dan Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Aceh serta Sekdako Banda Aceh Ir Bahagia Dipl SE beserta para Asisten, Staf Ahli, dan Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.
Turut hadir pula Asisten II Setdako Aceh Azhari SE MM yang mewakili Gubernur Aceh, Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Niazah A Hamid, sejumlah unsur Forkopimda Aceh, serta perwakilan bupati/wali kota dan Dandim se-Aceh. (Zikri)