Pertumbuhan Ekonomi Aceh Terendah di Sumatera

0
209

LIPUTANACEH.COM | BANDA ACEH |  Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh Hermanto mengatakan pertumbuhan ekonomi Aceh semester I tahun 2015 menempati urutan terendah dipulau Sumatera yaitu sebesar -1,92 persen, sedangkan pertumbuhan tertinggi terjadi di provinsi kepulauan Riau yang mencapai 6,35 persen.

“Sementara untuk pertumbuhan ekonomi tahunan (year on year), Aceh menempati urutan kedua terendah di Sumatera yaitu sebesar -1,72 persen, diposisi terendah diduduki Riau sebesar -2,64 persen,” katanya.

Akan tetapi jika dilihat pertumbuhan ekonomi secara triwulanan (q to q), Aceh menempati urutan ketiga tertinggi se sumatera yaitu sebesar 2,29 persen, atau berada di bawah Lampung 4,17 persen dan Sumatera Selatan 3,51 persen.

“Pertumbuhan ekonomi Aceh cukup menggembirakan jika dilihat secara triwulanan,” uangkapnya.

Menurutnya hampir seluruh komponen pengeluaran secara triwulanan mengalai pertumbuhan kecuali ekspor luar negeri yang turun hingga 34,25 persen. Hal itu disebabkan oleh menurunnya ekspor bahan kimia anorganik dan tidak adanya ekspor kondensat.

“Kalau peningkatan cukup signifikan terjadi pada penyerapan anggaran pemerintah yaitu sebesar 32,28 persen, hal ini disebabkan oleh penyerapan anggaran pemerintah yang lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya, baik utnuk konsumsi kolektif maupun individu,”ujarnya.

Sementara itu melambatnya pertumbuhan ekonomi Aceh pada semester I tahun 2015 antara lain disebabkan oleh turunnya pertumbuhan beberapa komponen terutama komponen ekspor luar negeri yang menurun tajam hingga mencapai minus 67,74 persen. Dikatakan Hermanto berhentinya kegiatan produksi dari kilang gas alam cair (LNG) PT Arun NGL berdampak signifikan pada nilai ekspor luar negeri.

“Wilayah yang menggantungkan migas pasti turun, solusinya melepas migas, maka kita lebih lumanyan,”lanjutnya.

Begitupun dengan keadaan ekonomi Aceh tahunan yang turun hingga -1,72 persen. “Menurunnnya nilai ekspor luar negeri juga menjadi penyebab melemahnya perekonomian Aceh,” tutupnya.¬†[Jal]

 

BAGIKAN

KOMENTAR