Pesantren Raudhatul Bahrudin Diresmikan, Tgk.Syafruddin Berterimakasih kepada Pj Danramil Meukek

0
95

LIPUTANACEH.COM | ACEH SELATAN – Pesantren Raudhatul Bahruddin merupakan salah satu Lembaga Pendidikan Islam (LPI) yang bertempat di Desa Arun Tunggai, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan diresmikan.

Dalam peresmian tersebut turut dihadiri oleh Sekcam Meukek Rafli SH, Pj Danramil 03/Meukek Pelda Adri Rahdian, anggota Polsek Meukek Aiptu M.Khadhafi, Kepala Desa Arun Tunggai Anas, Pimpinan pondok pesantren Siratul Jadid Tgk Zaizuri, dan tokoh masyarakat, agama, perangkat desa serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Pimpinan Ponpes Raudhatul Bahruddin, Tgk Syafruddin mengucapkanĀ rasa syukur dan terima kasih kepada para Abu, para alim ulama dan juga Muspika kecamatan Meukek dengan telah menyukseskan terlaksananya pembangunan pesantren ini.

“Pembangunan pesantren Raudhatul Bahruddin ini dapat terlaksana atas kerjasama dan turut andilnya bapak Pelda Adri Rahdian sejak dari awal pembangunan serta bantuan Keuchik Desa Arun Tunggai bersama seluruh masyarakat,” katanya.

Selanjutnya, pesantren Raudhatul Bahrudin yang baru diresmikan ini sudah menampung anak – anak mengaji sebanyak 62 orang. Sebagian besarnya merupakan penduduk setempat dan juga dari berbagai desa lainnya.

“Insya Allah, kedepan ada rencana untuk membangun tempat MCK, dan juga bilikĀ  para santri menginap. Namun saat ini masih terkendala dengan anggaran/dana.

Dihadapan para hadirin, Ia berharap, jika ada diantara saudara – saudara yang ingin membantu atau mendonasikan secara ikhlas kami sangat bahagia.

“Kami bermohon kepada donatur semoga terbuka hati untuk membantu, semata – mata mendapatkan ridho Allah SWT untuk melanjutkan dan menegakkan perintah Allah yaitu meningkatkan dan memperluas penyampaian dakwah melalui pendidikan agama ini,” ungkap penuh harap Tgk. Syafruddin selaku pendiri Pondok pesantren Raudhatul Bahrudin.

Sementara itu, Sekcam Meukek Rafli SH, mengatakan bahwa perkembangan global sekarang ini banyak yang menyesatkan dan membuat bimbang dengan ajaran yang muncul. Penyebabnya juga tidak terlepas dengan adanya alat yang kecil tapi canggih, tapi alat tehnologi tersebut juga bisa berdampak positif dan negatif.

“Para orang tua perhatikanlah anak – anaknya dengan menggunakan alat komunikasi tersebut, yang kami maksud seperti Handphone,” pintanya.

Selain itu, Muspika Meukek juga menyebutkan, dengan keberadaan pembangunan Pesantren Raudhatul Bahrudin ini di Gampong Arun Tunggal sangat besar manfaat.

“Kami mendukung, karena kegiatan ini adalah pengajian. Anak-anak sudah pasti ke pangajian, sehingga akhlak bisa terarah dalam hal yang lebih baik dan positif,” demikian pungkas Rafli mengakhiri kata sambutan.[Hs]