Kafilah Pidie Berhasil Masuk Final Fahmil Kutub Setelah Mengalahkan Aceh Selatan

0
176
Tim Fahmil Putra Pidie yang terdiri dari Riza Rifani, Mirtadha dan Maksal MIna (Jubir) berhasil masuk final pada perlombaan MFK Se-Propinsi di dayah MUDI Samalanga. (foto: LA/EL)

Pidie I LA- Kabupaten Pidie berhasil masuk final setelah menyisihkan musuh bebuyutan Aceh Selatan dan tuan rumah Bireun, Aceh Tenggara serta utusan luar Aceh (Risalah) dalam Musabaqah Fahmil Kutub (MFK) atau cerdas cermat pada perlombaan aneka lomba Muharram Se-Propinsi Aceh dan luar Aceh di Dayah MUDI Masjid Raya Samalanga, minggu, 24 September 2017 di komplek dayah tersebut.

“Alhamdulillah, kabilah kita Pidie malam ini berhasil masuk final Musabaqah Fahmi Kutub (MFK) setelah menyisihkan utusan Aceh Selatan, Bireun, Aceh Tenggara dan utusan luar Aceh (Risalah) dengan angka mutlak,” kata Tgk. Fauzan Iskandar, S. HI selaku pengurus Forum Santri Pidie (Forsap) dalam releasnya kepada liputanaceh.com, senin (25/9/2017)

Beliau menyebutkan anak Pidie dengan semangat juang yang tinggi dengan persiapan yang matang, pada babak pemerataan kabupaten Pidie memperoleh nilai 800 , Aceh Selatan  650 poin, Aceh Tenggara 125 poin, utusan Risalah 100 poin dan tuan rumah Bireun mendapatkan nilai 225.

“Pada babak awal Pidie sudah mengungguli kabupaten lainnya dengan memperoleh nilai 800 di bandingkan dengan utusan  Aceh Selatan (pantai barat selatan) dengan 650 poin, Aceh Tenggara 125 poin, utusan Risalah 100 poin dan tuan rumah Bireun hanya memperoleh nilai 225,” tambah beliau yang juga master fahmil di even serupa di berbagai jenjang.

Perlombaan semakin seru dan menarik dengan aplus dari pendukung masing-masing terutama utusan Pidie dan Aceh Selatan yang keduanya merupakan “rival” bebuyutan dalam setiap even, namun Pidie dengan kepiawaan dan keunggulan pesertanya di bidang bait, ta’rif juga faraidh berhasil meraih nilai tertinggi dari kabupaten lainnya.

“Babak rebutan bertambah seru dan menarik dengan aplus dari setiap pendukung terlebih dua “rival” abadi Pidie dan Aceh Selatan yang selalu saling mengalahkan dalam tiap tahun perlombaan, namun kabupaten Pidie dengan kepiawaan di bidang bait, ta’rif dan faraidh berhasil mengungguli utusan lainnya dengan hasil akhir 1100, Aceh Selatan (750), Aceh Tenggara (125), Risalah (100) dan tuan rumah (225),” sambungnya.

Ia menambahkan Pidie berhasil masuk final sebagai juara malam ini, sedangkan Aceh selatan sebagai runner up harus menunggu hasil lainnya sebab hanya runnep up terbaik yang lolos ke babak final nantinya. (EL)