Plt Bupati Aceh Selatan: Perdana Buka Musrenbang RKPK 2021, Begini Amanah Tgk Amran

0
Plt Bupati Aceh Selatan Tgk Amran usai pembukaan Musrenbang, berfoto bersama Anngota DPRK Aceh Selatan Velly Hidayat, Tim Bappeda Aceh Selatan, Muspika Labuhanhaji Timur dan perwakilan masyarakat penyandang difable dan keluarga miskin. (foto/FJ)

Tapaktuan | Liputanaceh.com – Plt Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran, lakukan pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Rencana Kerja Pembangunan Kabupaten/Kota (RKPK) tahun 2021, yang digelar di halaman kantor Camat Labuhanhaji Timur Kab Aceh Selatan, Kamis (13/02/2020).

Dalam pidato pembukaannya Tgk Amran mengakui bahwa, pada hari ini merupakan kehadiran perdananya dalam Musrembang RKPK 2021 di Aceh Selatan. Sebab pada musrenbang sebelumnya di Kecamatan lain di Aceh Selatan, Plt Bupati Aceh Selatan tersebut sedang dalam tugas dinas ke luar daerah.

 Baca juga: Musrembang Kec Labuhanhaji Barat, Usulkan 15 Kegiatan Prioritas Tahun 2021

“Kami sengaja memilih melakukan pembukaan Musrenbang perdana di Kecamataan Labuhanhaji Timur, mengingat di Kecamatan Labuhanhaji Timur selama ini, banyak hal yang belum terakomodir dengan baik oleh Pemkab Aceh Selatan, baik itu dibidang Pembangunan, Pemberdayaan Ekonomi Masayarakat dll,” katanya.

Tgk Amran berharap, kepada perwakilan masyarakat peserta Musrenbang juga kepada Anggota DPRK Aceh Selatan khususnya dari dapil 1, agar lebih memprioritaskan aspirasi masyarakat penyandang  difable dan keluarga miskin.

Untuk diketahui, Lanjutnya Tgk Amran, sebagaimana visi-misi dan program pemerintah Aceh Selatan, yang merupakan cita-cita bersama Alm Bupati Aceh Selatan, Bapak H. Azwir, pada tahun 2020 ini kita sudah mengusulkan progam rehab rumah sebanyak 120 unit, dengan sumber dana APBK, dimana per unit rumah tersebut dialokasikan dana sebesar 25 juta, “tentunnya nilai tersebut lebih besar dari sebelumnya,” terang Tgk Amran.

Selain itu, Plt Bupati Aceh Selatan  juga berpesan kepada perangkat desa, bahwa program-program yang tidak dapat terakomodir oleh Pemkab Aceh Selatan, agar dapat dilaksanakan menggunakan dana desa. Perangkat Desa, hendaknya mengoptimalkan penggunaan dana desa untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat juga BUMG.

“Juga tidak ada salahnya, dana desa tersebut digunakan untuk program dan kegiatan keagamaan, agar masyarakat dan generasi kita terhindar dari hal-hal negatif,” tambahnya.

Tgk Amran juga mengingatkan kepada seluruh perangkat desa, agar menggunakan dana desa dengan sebaik-baiknya. Jangan nantinya dapati, ada perangkat desa yang terindikasi melakukan penyelewengan dana desa.

“Jika ada kami dapati perangkat desa terindikasi melakukan penyelewengan penggunaan dana desa, niscaya kami tak akan melakukan pembelaan sedikitpun,” tegas Tgk Amran.

Masih dalam pidatonya Tgk Amran mengingatkan, bahwa saat ini Aceh dalam kondisi darurat dan bahaya narkoba, untuk itu, kami pinta peran aktif perangkat desa dan pemuda untuk melakukan monitoring terhadap warganya begitupun pendatang dari penyalahgunaan narkoba.

“jika ditemui ada warga atau peendatang yang terindikasi menyalahgunakan narkoba, harap segera laporkan kepada pihak berwajib,” pinta Tgk Amran.

Baca juga: Musrenbang RKPK 2021 di Kec Labuhanhaji, Libatkan Penyandang Difable dan Keluarga Miskin Sebagai Pokja

Masih pesan Tgk Amran, agar perangkat desa, tuha peut, pemuda dan tokoh masyarakat menciptakan hubungan yang harmonis. Dengan demikan, akan mudah menyukseskan setiap progam Desa.

“Hingga pada akhirnya program nasional Nawa Cita, Indonesia Maju dan Aceh Selatan Hebat dapat terwujud,” sebut Tgk Amran.

Dalam penutupnya, Tgk Amran mendoakan semoga Musrenbang di Kecamatan Labuhanhaji Timur diridhoi Allah Swt, dan setiap usulan dari musrenbang ini merupakan usulan yang terbaik bagi masyarakat Labuhanhaji Timur. Demikian pidato Plt Bupati Aceh Selatan Tgk Amran.

Sepantauan Liputanaceh.com dilokasi, Musrenbang di Kecamatan Labuhanhaji Timur juga dihadiri  Forkopimcam, PD/PLD, Imeum Mukim, seluruh Keuchik, Sekdes, Perangkat Adat dan Hukum serta tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan perwakilan warga penyandang difable serta keluarga miskin.

Selain itu, turut diundang masing-masing Dinas di Aceh Selatan, diantaranya Bappeda Aceh Selatan, Dinas Pariwisata, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanahan, Dinas Pertanian, Dinas Pangan, Dinas Kelautan, Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Perhubungan, Dinas Pustaka, DPMG, BPBD Aceh Selatan dan Anggota DPRK Aceh Selatan, dapil 1,  Velly Hidayat.