Polisi Gerebek Pesta Sex Homo, Jaring 141 Pria

0
398
Sejumlah pria yang berhasil diamankan karena dugaan melakukan pesta sex sesama jenis. Foto: dok. Liputanaceh
Sejumlah pria yang  berhasil diamankan karena dugaan melakukan pesta sex sesama jenis. Foto: dok. Liputanaceh
Sejumlah pria yang berhasil diamankan karena dugaan melakukan pesta sex sesama jenis. Foto: dok. Liputanaceh

Jakarta | LA – Tim Gabungan Kepolisian dari Polres Jakarta Utara bersama Polsek Kelapa Gading, yang dipimpin AKBP Nasriyadi, melakukan penggerebekan terhadap sebuah tempat yang diduga melakukan aktivitas sex sejumlah pasangan pria yang disebut homo atau gay, di ruko Inkopol no 15 dan 16. Minggu 21 Mei 2017.

Penggerebekan tersebut dilakukan sekitar pukul 20.30 WIB. Dari hasil penggerebekan tersebut, pihak kepolisian berhasil menjaring sebanyak 141 orang pria yang diduga telah melakukan aktivitas hubungan sex sesama jenis.

Kejadian penggerebekan ini terjadi di PT. Atlantis Jaya Ruko Kokan Permata Blok B 15-16 Kelapa Gading RT. 15 RW. 03, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.

Sementara saat ini sejumlah orang yang berhasil diamankan pihak kepolisian setempat, sedang menjalani proses pemeriksaan terhadap dugaan pesta terlarang tersebut.

Menurut Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKBP. Nasriadi yang menjadi pimpinan tim pada saat operasi itu dilakukan, mengatakan bahwa para tamu yang masuk ketempat tersebut harus membayar sebesar Rp. 185 ribu/orang. Setelah itu, mereka dapat dengan bebas menggunakan fasilitas fitness di lantai satu. sedangkan di lantai 2 terdapat striptease dengan jumlah empat exhibisioner.

Tersangka yang diduga menyediakan usaha sebagai tempat pornografi, kemungkinan akan dijerat Pasal 30 Jo Pasal 4 Ayat 2 UU Pornografi. Saat ini penyidik dari polisi telah melakukan pengamanan terhadap para tersangka ke Mako Polres Jakarta Utara.

Adapun sejumlah barang-bukti yang berhasil diamankan petugas yaitu sejumlah alat kontrasepsi berupa kondom, tiket masuk, rekaman CCTV, Fotocopy dokumen, uang tip striptease, iklan event dan ponsel yang digunakan untuk menyebarkan kegiatan tersebut. Operasi berjalan dengan lancar tanpa adanya perlawanan dari para pelanggar. (AZ/H)

BAGIKAN

KOMENTAR