Polisi Tangkap Penjual Senjata Ilegal

0
56
Polisi Tangkap Penjual Senjata Ilegal. Foto: Liputanaceh

Jawa Barat | LA – Aparat kepolisian dari unit 3 Subdit Resmob dibawah pimpinan Kompol Agung Wibowo dan AKP Vernal Sambo, pada Selasa 30 Mei 2017, sekira pukul 01.00 WIB, berhasil menangkap dan mengamankan tersangka pelaku penjual senjata api ilegal atas nama Ricy Sumantri als Boy (31 tahun), di Rumah kost Jl. Srikaya 2 RT 02/003 Kel. Bojong Menteng, Rawalumbu Bekasi Timur.

Penangkapan terhadap pelaku tercatat berdasarkan laporan polisi nopol/438/V/2017/Dit Reskrim PMJ tanggal 29 Mei 2017. Kronologis penangkapan berawal dari informasi akurat yang diterima pihak aparat kepolisian terkait akan adanya pengiriman senjata api dan amunisi melalui paket pos di Tambun. Menerima laporan tersebut, kemudian tim dibawah pimpinan Kompol Agung melakukan pengecekan di kantor pos Tambun, Bekasi, Jawa Barat.

Dari hasil operasi tersebut, pihak aparat kepolisian berhasil mendapatkan sebuah paket yang akan di kirim ke Tenggarong Kalimantan, dimana paket tersebut tertulis pengirim atas nama Boy dengan no hp tertulis pada bagian cover pengiriman onderdil mobil. Setelah itu, tim membuka paket tersebut dan menemukan 1 pucuk senjata api Revolver 38 special dengan 6 butir peluru aktif dan 1 pucuk Pen Gun Call 22 rl serta 6 butir peluru aktif cal 22.

Dari temuan tersebut, selanjutnya tim aparat kepolisian melakukan pengejaran terhadap pengirim dan berhasil melakukan penangkapan. Dalam pengeledahan yang dilakukan aparat di rumah pelaku, polisi berhasil mengamankan 1 pucuk Revolver cal 38 spc, 2 pucuk Pen Gun dan ratusan peluru aktif.

Saat ini, pelaku telah diamankan aparat di Polda Metro Jaya, guna penyelidikan lebih lanjut. Sementara sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan yaitu; 2 pucuk senjata api revolver call 38 spc, 3 pucuk senjata pen gun call 22, 150 butir peluru aktif call 9 mm, 125 butir peluru aktif call 22 mm, 30 butir peluru aktif cal 38 spc, 50 butir peluru aktif cal 32 mm, 3 buah handphone oppo, 3 buah handphone nokia, 2 buah handphone blackbery, 1 unit sepeda motor merk vixon, 1 lembar KTP, Beberapa bukti pengiriman ke daerah, 1 lembar ATM BNI, 1 lembar ATM BRI. (AZ/H)