Polres Bireuen Tangkap Pelaku Penculikan Menggunakan Senjata Api Ilegal

0
46

Bireuen | LA – Tim Opsnal Polres Bireuen dibantu tim Jatanras Polda Aceh, berhasil menangkap seorang tersangka pelaku penculikan dan penyekapan terhadap warga gampong Meunasah Bungong Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen, Minggu 10 September 2017.

Penangkapan tersebut dilakukan si gampong Blang Reling Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen, dirumah tersangka pada Minggu 10 September 2017 pukul 19.00 WIB.

Pelaku diketahui merupakan warga Geulanggang Teungoh Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen, bernama Didi Darmali alias Komeng bin Usman (39 tahun), yang berprofesi sebagai buruh bangunan.

Sedangkan korban yang disekap pelaku merupakan seorang warga Meunasah Bungong Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen bernama Harmaili (32 tahun) yang bekerja sebagai pendamping desa.

Menurut informasi yang diterima medi LIPUTANACEH.COM pada Senin 11 September 2017, ronologis kejadian :

Tim Polres Bireuen dan Polda Aceh, pada Minggu 10 September 2017 telah melakukan pengintaian dan menangkap tersangka dirumahnya sekira Pkl.19.00 WIB karena diduga telah melakukan upaya paksa berupa penangkapan terhadap seorang warga berprofesi sebagai pendamping desa.

Aparat kepolisian awalnya melakukan pengepungan rumah milik tersangka Rajali. Dalam upaya paksa tersebut, pihak aparat kepolisian berhasil menangkap salah satu tersangka bernama Didi Darmadi alias Komeng bin Usman, yang disebut merupakan anggota komplotan tersangka Rajali Cs.

Saat dilakukan penggeledahan, kepolisian menemukan dua unit Hand Phone yakni satu merek Samsung lipat warna putih, dan satu HP princes warna hitam. Berdasarkan hasil interogasi dari aparat, pelaku mengaku berada di tempat kejadian perkara (TKP) penyekapan malam pada saat kejadian itu.

Pelaku juga dipertemukan dengan korban, dan korban pun mengaku tersangka juga salah satu pelaku penyekapan tersebut. Saat ini apara penegak hukum sedang melakukan pengejaran terhadap tersangka lainnya yakni Rajali Cs.

Kepolisian juga menghimbau agar Rajali Cs, menyerahkan diri, polisi akan melakukan tindakan tegas, keras dan terukur bila 4 orang tersangka yglang melarikan diri tidak menyerah. Polisi juga melibatkan tim sniper dan Densus 88 dalam melakukan upaya pengejaran ini. (AZ)