Prestasi Bandar Dua Merosot Drastis dan Hanya Meraih Peringkat Kelima MTQ Pijay di Bawah Jangka Buya

0
20

PIDIE JAYA I LA– Perhelatan keagamaan akbar di Pidie Jaya dalam MTQ Ke-VI telah berakhir dengan menempatkan Kecamatan Meureudu keluar sebagai juara umum sekaligus sukses memboyong piala bergilir Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke VI 2018 tingkat Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) di Mesjid Kecamatan Ulim, Sabtu (22/8/2018) malam.

“Atas perolehan nilai tertinggi itu, kafilah Kecamatan Meureudu menjadi juara umum dan berhak menerima piala bergilir serta dana pembinaan Rp 10 juta,” sebut Wakil Bupati Pijay, H Said Mulyadi, MSi .

Keunggulan kafilah dari Kecamatan Meureudu itu setelah memperoleh nilai poin 64 dari seluruh cabang yang diperlombakan secara merata pada tujuh cabang MTQ yang diperlombakan.

Tak hanya itu saja, bagi semua juara pada setiap cabang baik Tilawah, syarhil quran, tilawah, khat, fahmil quran, tahfiz, dan Musabaqah Makalah Imu Quran (MMIQ).

Tetap diberikan dana pembinaan bagi masing- masing, yaitu juara pertama Rp 2 juta, juara dua Rp 1,5 juta, juara tiga Rp 1 juta dan juara harapan Rp 350.000.

Berikut Peringkat Juaranya:
Juara Umum : Meureudu  (Nilai 64)
Juara 1           : Ulim (Nilai 60)
Juara 2           : Bandar Baru (Nilai 58)
Juara 3           : Tringgadeng (Nilai 49)
Juara 4           : Jangka Buya (Nilai 37)
Juara 5           : Bandar Dua  (Nilai 32)
Juara 6           : Meurah Dua (Nilai 30)
Juara 7          : Pante Raja.   (Nilai 17)

Sementara itu salah seorang tokoh agamawan Pidie Jaya sangat menyayangkan prestasi Bandar Dua sebagai mantan juara umum dan ini menandakan kurang pedulinya ulama dan tokoh Bandar Dua terhadap syiar agama.

“Ini butuh kepedulian dari semua kalangan terutama ulama dan pemimpin Bandar Dua terhadap kegiatan syariat Islam, “pinta tokoh agamawan yang sering menyuarakan kebaikan dan perbaikan yang tidak ingin disebutkan namanya itu.

Sumber:http://aceh.tribunnews.com