Rumah Sakit di Aceh Tengah Ini Tidak Ada Air Sudah Dua Hari, Pasien Mengeluh

0
21

Aceh Tengah | LA – Pasien Rumah Sakit Datu Beru di Aceh Tengah mengeluh akibat tidak adanya air di Rumah sakit umum tersebut sejak dua hari yang lalu.

tidak adanya air yang mengaliri rumah sakit Datu Beru ini membuat pasien di rumah sakit umum mengeluh, hampir semua bak di kamar mandi yang ada di kamar pasien bahkan terlihat kering kosong sama sekali. Tidak hanya di kamar pasien yang mengalami kekurangan air, begitu juga dengan kamar mandi atau toilet di tempat ibadah.

“Ayah saya sudah lima hari di rumah sakit Datu Beru ini air sejak kemarin tidak datang, sudah dua hari susah sekali tidak datang air, saat kami perlu seperti buang air kecil dan ambil air wudhu untuk sholat susah sekali, harapan kita cepat datang airnya supaya kami sebagai pasien di sini untuk keperluan kami di rumah sakit ini bisa lebih mudah,” keluh Bahtiar keluarga pasien yang sedang menemani ayahnya sedang sakit.

Hal serupa juga di sampaikan Sunardi, keluarga pasien lainnya. “Semenjak dua hari lalu saya di rumah sakit, ini air tidak datang. Kita berharap semoga air cepat datang karena semua pasien di rumah sakit ini membutuhkan air,” harap Sunardi

Salah seorang keluarga pasien yang baru masuk ke rumah sakit Datu Beru pada malam 8 Agustus 2017 mengaku sejak kedatanganya hingga hari ini air belum datang di ruangan pasien. “Memang benar ada pengumuman dari pihak rumah sakit terkait air tidak datang karena ada perbaikan dari pihak PDAM, kita merasa kesulitan tidak ada air seperti saat ini dan kita berharap air cepat datang agar kita bisa bersih-bersih untuk keperluan yang sakit seperti ibu saya yang sedang sakit di sini kata,” ujar Asnah yang juga salah satu keluarga pasien di RSU tersebut.

Kepala Kesehatan Lingkungan dan Penanggung Jawab Air Bersih di RSU Datu Beru M Nasir, saat ditemui media LIPUTANACEH.COM, membenarkan terkait hal itu. “Air sudah tiga hari tidak datang sampai saat ini 9 Agustus 2017, harapan kita kepada PDAM agar cepat mendistribusikan air bersih ke rumah sakit karena di sini banyak pasien dan keluarga pasien yang sangat membutuhkan air, kalau bisa secepat mungkin PDAM menyalurkan air ke rumah sakit umum Datu Beru,” jelas M Nasir seraya berharap segera diperbaiki.

“Solusi air ini sementara kita mempunyai dua sumur bor, pipa di sumur bor yang kita miliki berukuran dua inci, ini bisa di bilang tidak cukup untuk satu hari, paling bisa untuk satu jam saja karena kondisi kamar mandi kita di rumah sakit Datu Beru sampai hampir 300 kamar madi di rumah sakit ini, apalagi ruang cuci darah membutuhkam air 50 dalam satu hari” terang Nasir.

Dikatakan dia, sebagai konsumen PDAM dia berharap kedepannya 24 jam air di alirkan ke rumah sakit ini. “Karena selama ini air yang di alirkan ke rumah sakit dari jam 8 sampai jam 2 atau jam 3 sore saja, sedangkan dari jam 3 sore ke besok panginya air PDAM tidak pernah mengalir,” tutur M. Nasir. (Rahmad)

BAGIKAN

KOMENTAR