Sampah Berserakan di Pelabuhan, Kemana Petugasnya Oii ??

0
50

LIPUTANACEH.COM | ACEH SELATAN – Kemasan air mineral terlihat berserakan di sekitar pelabuhan, mulai dari pintu masuk pelabuhan sampai ke jetti yang menghubungkan pelabuhan dengan kapal yang akan bersandar.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga independen Bersih Aceh Selatan (LiBas) Mayfendri mengatakan sampah sampah yang berserakan di pelabuhan tersebut sangat mengganggu pemandangan dan wajah pelabuhan. Selain itu juga dapat dilihat oleh penumpang yang ke Pulau Simeulue.

“Kalau bisa sampahnya ya dibersihkan. Kan ada petugas kebersihan di pelabuhan, masak dibiarkan berserakan begitu saja,” katanya kepada wartawan, Senin (16/04/2018).

Selama ini ungkap Mayfendri, kelihatannya tidak ada petugas yang membersihkan sampah disekitar Pelabuhan Labuhanhaji. Padahal sampah – sampah tersebut sangat merusak pemandangan.

Oleh karena itu, LiBas meminta kepala UPTD Pelabuhan Labuhanhaji untuk membersihkan pekarangan pelabuhan dari sampah yang berserakan, Karena sangat mengganggu pemandangan.

Selanjutnya, Mayfedri mempertanyakan kepada UPTD Pelabuhan Labuhanhaji, kemana petugas kebersihan UPTD?. Apakah pihak UPTD tidak ada petugas kebersihan, padahal anggara untuk kebersihan pelabuhan memang sudah ada.

Saat ditemui wartawan, Kepala UPTD Pelabuhan Labuhanhaji Yulma Hendra, SE mengakui lokasi seputaran pelabuhan memang jorok, kita hanya ada satu orang petugas kebersihan. Itupun sangat kewalahan sebab petugas kebersihan tersebut juga ia piket malam.

“Petugas kebersihan yang ada saat ini kita maksimalkan kerjanya, memang kami dari UPTD Labuhanhaji sudah mengusulkan untuk penambahan petugas kebersihan ke Dinas di Kabupaten namun sampai saat ini belum ada solusi,” jelas Yulma.

Menurutnya, jika pun UPTD harus tambahkan Petugas tentu kita terkendala pada anggaran atau biaya honor nya yang satu orang saja harus dibayar sebesar  Rp.600 /bulan.

Namun, Sambungnya, selama ini kita sudah melakukan upaya dengan inisiatif membersihkan lokasi.

“Terkadang kami dari pihak UPTD Labuhanhaji tidak jarang juga melakukan gotong royong bersama untuk pembersihan lokasi pelabuhan yang sewaktu – waktu banyaknya sampah berserakan,” tutur Yulma Hendra.

Ia juga membeberkan, bahwa pengelolaan pelabuhan itu langsung dari Dinas Perhubungan Provinsi, sedangkan di Kabupaten yang menerima azaz manfaatnya.

“Kita berharap ada solusinya untuk petugas kebersihan tersebut,” demikian pungkasnya.[Rls]