Sejumlah Massa Pertanyakan Penambahan Tunjangan DPRA

0
33

BANDA ACEH |LA- Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh, kembali menggelar aksi terkait DPR Aceh menambahkan tunjangan gaji, Selasa 26 September 2017.

Dalam aksi tersebut, sejumlah massa membawa  sejumlah poster yang bertuliskan kecaman terhadap DPR Aceh ,” Pak Dewan ??? Masihkah engkau memikirkan nasib rakyat aceh,” tulis di poster yang dibawakan massa demonstrasi tersebut.

Dalam aksi yang berlangsung di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Massa juga membuat sebuah bentuk kekecewaan nya terhadap wakil rakyat, dengan membuat semacam tempat hunian masyarakat yang “tidak layak huni”.

Ketua Kammi Aceh, Tuanku Muhammad dalam orasinya mengatakan bahwa dalam beberapa hari ini rakyat aceh kembali dihebohkan dengan beredarnya selebaran print out KUA-PPAS perubahan APBA 2017.

“Dalam salinan itu tertulis ada beberapa pogram yang di usulkan seperti penambahan tunjangan fasilitas anggota DPR Aceh sebesar 25 Milyar,” kata Tuanku dalam orasinya.

Dalam Orasi yang berlangsung di depan Gedung DPR Aceh itu, juga mengatakan  bahwa pihak DPRA menambah tunjangan gaji akan tetapi  “Rakyat kurang gizi”.  Hal ini dia contohkan seperti salah seorang bayi di Aceh Timur yang  meninggal dunia dengan permasalahan gizi buruk.

Sementara pihak DPR Aceh, Abdullah Saleh yang menemui pihak Aksi unjuk rasa itu  turut menjelaskan  bahwa terkait dengan tunjangan DPRA  itu sudah dengan ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) No 18 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,  yang telah disahkan pada beberapa waktu yang lalu.

“Ini berlaku diseluruh Rebuplik Indonesia, bukan hanya di Aceh, ” katanya.

Selanjutnya, Politisi Partai Aceh ini juga ikut mengklarifikasi bahwa yang mengelola keuangan bukan lah hak Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh melainkan Sekretariat DPR Aceh, pungkasnya.

IKHSAN

BAGIKAN

KOMENTAR