Senator Sebut Lembaga Wali Nanggroe Tidak Bermanfaat

0
308

IMG_4056

Banda Aceh – Keberadaan Lembaga Wali Nanggroe yang disahkan melalui qanun pada akhir 2013 lalu dinilai tidak membawa manfaat yang besar kepada masyarakat Aceh. Hal ini disampaikan oleh Anggota DPD RI asal Aceh, Ghazali Abbas Adan dalam acara sosialisasi empat pilar kebangsaan di Aula Kesbangpolinmas Aceh, Jumat, 18 Agustus 2015.

Menurutnya kelembagaan tersebut belum disahkan Kemendagri, “berarti kalau tidak disahkan oleh Mendagri berarti ini kan tidak legal dan mereka tidak berhak menerima dana dari pemerintah, karena masih liar,” kata Ghazali Abbas Adan.

Ghazali mengatakan perlu adanya penjelasan dari kehadiran kelembagaan tersebut apakah sudah legal dengan undang-undang negara atau belum.

“Yang pasti itu akan berlawanan dengan undang-undang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ghazali Abbas melihat kelembagaan Wali Nanggroe tersebut bersifat lembaga politik bukan sebagai lembaga adat. Sehingga hal tersebut berlawanan dengan undang-undang yang lebih tinggi dan juga tidak sesuai dengan UUPA.

“Lembaga Wali Nanggroe itu tidak penting karena akan menghabiskan uang negara,” ujarnya.

Dia juga menilai keberadaan lembaga ini sebagai sebuah pemborosan. “Jika anggaran untuk Lembaga Wali Nanggroe itu dibuat rumah kaum dhuafa, maka berapa dhuafa yang akan memiliki rumah sendiri,” katanya.

BAGIKAN

KOMENTAR