Setoran Dana Kontribusi Calon ketua Kadin Aceh jadi Rp750 Juta

0
Muhammad Mada

BANDA ACEH |LA- Setelah terjadi pro kontra terkait “mahar” dana kontribusi setiap calon Ketua Umum Kadin Aceh Periode 2019-2014,  sebesar Rp. 1 Milyar kini menjadi Rp 750 juta.

Keputusan ini terjadi setelah Kadin Pusat memutuskan besaran dana kontribusi setiap calon, Rp 750 juta. Ketentuan ini disampaikan kepada Ketua Umum Careteker Kadin Aceh dan panitia pelaksana Muprov VI Kadin Aceh, melalui surat Nomor: 664/DP/VI/2019, tanggal 13 Juni 2019.

Surat yang ditandatangani Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani ini, merujuk surat Kadin Aceh, Nomor: 048/SK/Kdn Aceh/V/2019, prihal besaran biaya pelaksanaan Muprov VI Kadin Aceh yaitu, Rp 1.063.000.000.- (satu miliar enam puluh tiga juta rupiah).

“Setelah mempelajari anggaran biaya pelaksanaan Muprov VI Kadin Aceh, maka Dewan Pengurus Kadin Indonesia mempertimbangkan besaran kontribusi setiap calon Ketua Umum Kadin Aceh Periode 2019-2024 sebesar Rp 750 juta,” demikian isi surat itu.

Ketua Pengarah (SC) Muprov VI Kadin Aceh, Muhammad Mada atau akrab disapa Cek Mada, membenarkan adanya keputusan tersebut. Menurutnya, dengan keluarnya surat dari Kadin Indonesia ini, maka besaran dana kontribusi bagi calon Ketua Umum Kadin Aceh, akan disesuai.

“Dengan demikian, kami akan menerapkan keputusan tersebut,” jelasnya. Sebelumnya sebut Cek Mada, pihaknya mengajukan dana kontribusi Rp 1 miliar  kepada setiap calon ketua. Ini didasarkan pada besaran biaya pelaksanaan Musprov VI Kadin Aceh.

Landasannya, sesuai dengan AD/ART dan pedoman organisasi (PO) Kadin. “Namun, keputusan akhir tetap pada Dewan Pengurus Kadin Indonesia sebagai lembaga tertinggi. Jumlah terakhir berdasarkan rasio persentase biaya yang diputuskan Kadin Indonesia,” ungkap Cek Mada.

“Bila ada calon yang sudah menyetor dana Rp 1 milyar untuk kontribusi kepada rekening Kadin Aceh, kami akan mengembalikan kepada yang bersangkutan, sesuai dengan sisa yang ada atau Rp 250 juta. “demikian Cek Mada.